Categories: Nasional

Buruh Siap Gelar Aksi Besar-besaran Tolak RUU Cipta Kerja

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pihaknya bakal melakukan aksi besar-besaran turun ke halan untuk menolak draf Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang dibahas di DPR.

Menurut Said, tindakan itu adalah bukti nyata KSPI yang menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja tersebut karena isinya dianggap merugikan rakyat, khususnya kaum buruh.

"Jadi, selama ini dibahas di DPR, kami akan melakukan aksi besar-besaran,” ujar dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (16/2).

Said menegaskan, aksi turun ke jalan itu tidak hanya akan dilakukan di Jakarta, tetapi bakal digelar juga di daerah.

“Aksi ini bisa juga melibatkan mahasiswa atau masyarakat lain. Sebab masa depan mereka di dunia kerja dinilai terancam dengan RUU itu,” tambah Said.

Diketahui, KSPI menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja karena dianggap tidak memiliki tiga hal.

Adapun tiga hal yang dimaksud itu adalah job security atau perlindungan kerja, income security atau perlindungan terhadap pendapatan, dan social security atau jaminan sosial terhadap pekerjaan. (cuy/jpnn)

Sumber:Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

10 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

14 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

20 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

2 hari ago