Bupati Indramayu Supendi saat diamankan oleh penyidik KPK di kediamanya di Desa Bongas, Indramayu.(jawapos.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Indramayu Supendi di rumahnya di Desa Bongas, Indramayu. Kepala daerah yang pernah menjadi sekretaris camat ini terjadir Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/10) malam itu diamankan bersama tujuh orang lainnya.
Berdasarkan laman harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses JawaPos.com melalui elhkpn.kpk.go.id, Bupati Indramayu Supendi tercatat memiliki harta kekayaan hingga Rp 8,5 miliar.
Harta yang dilaporkan Supendi pada 30 Maret 2019 itu terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, Supendi tercatat memiliki 15 tanah dan bangunan yang tersebar di Indramayu dan Bandung. Total tanah dan bangunan milik Supendi senilai Rp 8.465.000.000.
Sedangkan untuk harta bergerak, politisi Golkar ini memiliki tiga jenis mobil, yakni Mitsubishi Pajero Sport dan dua Mitsubishi Dump Truck dengan nilai Rp 1,1 miliar.
Harta bergerak lainnya milik Supendi tercatat senilai Rp 682.000.000. Supendi juga tercatat memiliki kas atau setara kas lainnya senilai Rp 164.775.190.
Namun Supendi juga tercatat memiliki utang senilai Rp 1.868.101.595. Jadi total harta kekayaan yang dilaporkan Bupati Indramayu Supendi yakni Rp 8.543.673.595.
Berdasarkan hukum acara yang berlaku, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum perkara dan mereka yang diamankan.
Editor :Deslina
Sumber: jawapos.com
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…