DIAMANKAN: Ananda Praditya Utama dan kekasihnya Silvia Khairani Lubis diamankan di Mapolsek Percut Seituan. (SUMUTPOS.CO)
MEDAN (RIAUPOS.CO) – Bukannya memikirkan untuk membina rumah tangga, dua sejoli ini malah ketagihan merampok. Tak tanggung, keduanya sukses beraksi di 21 TKP di kawasan Medan dan Deliserdang.
Hal itu terungkap setelah keduanya ditangkap bersama seorang penadah oleh anggota Reskrim Polsek Percut Seituan, Kamis (12/9).
Sejoli itu masing-masing, Ananda Praditya Utama (25) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Medan Denai dan kekasihnya Silvia Khairani Lubis (21) warga Jalan Kenari, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Percut Seituan. Sedangkan penadah, Juwita (50) warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Percut Seituan.
“Kasus begal ini terungkap berkat tiga laporan warga yang masuk ke kita,” ujar Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo.
Berdasarkan laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan di lapangan. Tim Pegasus Polsek Percut Seituan yang telah mengantongi identitas pelaku melakukan pengintaian.
Alhasil, Ananda Aditya Pratama ditemukan di Jalan Kamboja, lahan garapan Lau Dendang.
Petugas langsung menyergapnya. Berdasarkan keterangnya, aksi itu ia lakukan bersama kekasihnya, Silvia. Tim Pegasus bergerak cepat melakukan pengembangan menangkap Silvia.
Selanjutnya, pihaknya juga meringkus Juwita selaku penadah sepeda motor hasil curian pelaku. Pada saat pengembangan berlangsung, Ananda Praditya berusaha kabur dengan melawan. Lantas, petugas menembak kedua kaki pelaku begal tersebut.
“Aksi dilakukan sepasang kekasih ini sudah berlangsung sejak 2018. Mereka telah beraksi di wilayah Medan dan Deliserdang, dari pengakuan keduanya, aksi ini murni kejahatan mereka berdua tanpa melibatkan orang lain,” kata kapolsek.
Dijelaskan kapolsek, modusnya adalah, korban awalnya berkenalan dengan Silvia melalui media sosial. Lantas, mereka berjanjian untuk bertemu di salah satu kafe di Jalan Kamboja, Lahan Garapan, Kecamatan Percut Seituan.
Selanjutnya, wanita itu mengajak korban untuk pergi ke satu tempat di Lahan Garapan. Nah, di lokasi sunyi dan gelap, tiba-tiba teman wanita itu datang langsung memukuli korban hingga babak belur. Lalu, sepeda motor dan Hp milik korban dibawa kabur sepasang kekasih tersebut.
“Dari 3 laporan yang kita terima, modusnya sama. Dari situlah kita dapat mengetahui perampok itu dilakukan sepasang kekasih. Kini, kedua pelaku dan penadahanya sudah kita amankan untuk diproses secara hukum,” tutur Aris Wibowo mengakhiri.
Sumber: Sumutpos.co
Editor: Edwir
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…