Tim PPPUD Universitas Riau berfoto bersama anggota UKM Negeri Patin dan UKM Mr. Patin dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Patin, Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Rabu (11/9/2019).
(RIAUPOS.CO) — Tim Pelaksana Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Universitas Riau, kembali menggelar pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan Iptek bagi produk unggulan daerah yang diberikan kepada UKM Produk Olahan Ikan Patin pada hari, Rabu (11/9/2019).
Pelatihan ini merupakan pelatihan ketiga yang merupakan lanjutan pelatihan yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh Tim PPPUD Unri pada tahun 2017 dan 2018. Pelatihan diberikan kepada anggota UKM Negeri Patin dan UKM Mr Patin yang berlokasi di Kampung Patin, Desa Koto Mesjid, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dana dari DRPM Kemenristekdikti dan LPPM Universitas Riau.
Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Dr Roza Elvyra MSi dari Jurusan Biologi FMIPA Unri. Dengan anggotanya Dr Dewi Indriyani Roslim MSi dari Jurusan Biologi FMIPA Unri, dan Nazaruddin MT dari Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Unri.
"Materi yang diberikan kali ini mengenai pengemasan dan pemasaran produk olahan ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para produsen olahan ikan patin ini. Diharapkan ke depannya UKM produk olahan ikan patin menjadi lebih kreatif dan produktif," ujarnya.(ifr/azr)
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…