RIA RICIS
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – YouTuber Ria Ricis ternyata sempat depresi karena di-bully akibat video pamit yang dibuatnya beberapa waktu lalu. Dia bahkan sampai berniat untuk bunuh diri lantaran masalah tersebut.
Hal itu diceritakan Ria Ricis lewat video terbaru yang diunggah ke akun YouTube miliknya. Di sana, adik Oki Setiana Dewi itu membeberkan kesedihan yang dihadapi hingga muncul niat mengakhiri hidup.
"Hal bodoh terjadi malam itu, bersamaan dengan segala masalah yang aku pendam, aku menangis hingga tersungkur di kamar seorang diri. Dan terus bertanya, kalau tuhan sayang, kenapa dia enggak ambil nyawaku sekalian?," kata Ria Ricis.
"Kenapa lewat hujatan satu Indonesia, negara aku sendiri? Lalu untuk apa aku hidup? Di saat aku lemah, aku gagal, dan tidak ada satu orang pun yang percaya sama aku. Maaf aku bodoh," sambungnya.
Pada momen tersebut, perempuan 24 tahun itu mengaku sudah berniat bunuh diri. Ria Ricis mengambil sebuah benda tajam dengan kondisi berlinang air mata.
"Sambil menangis aku berdiri ke arah meja rias dan mengambil benda tajam. Apalagi tujuannya kalau enggak untuk mengakhiri hidupku. Dengan tangan yang gemetar dan mata yang semakin bengkak, aku arahkan benda tajam tersebut ke tubuhku," cerita Ricis.
Beruntung sesaat kemudian Ria Ricis masih bisa mengendalikan diri. Dia tersadar lantas mengurungkan niat bunuh diri. "Aku istigfar sebanyak mungkin sambil mohon ampun. Astagfirullahal adzim. Ya Allah ternyata engkau sayang kepadaku," tutup Ria Ricis.
Seperti diketahui, Ria Ricis belum lama ini membuat video pamit di akun YouTube miliknya. Dalam video itu, dia mengaku bakal meninggalkan aktivitas sebagai YouTuber untuk beberapa waktu.
Namun dua hari setelah video itu dirilis, Ria Ricis justru kembali lagi membuat konten. Alhasil dirinya dihujat oleh netizen di media sosial. Banyak netizen yang menuding Ria Ricis melakukan drama demi memperbanyak views di YouTube.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Edwir
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…
Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…
Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…
PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…
Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…
Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…