Categories: Nasional

Handphone Rusak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Budi dan Tono adalah seorang pemulung yang setiap harinya berkeliling di jalanan dan pemukiman masyarakat.

Di tengah perjalanan Budi menemukan sebuah handphone dan langsung mengambilnya kemudian memasukkan ke dalam saku celananya.

Budi kemudian mengatakan kepada Tono kalau ia akan mendapatkan uang hasil penjualan handphone yang baru saja ditemukannya.

Budi pun mengeluarkan handpone tersebut dan menunjukkan kepada Tono. Setelah memeriksa lebih detail, alangkah terkejutnya Budi ternyata itu hanya handphone rusak.

"Alamak..!! Ternyata hanya handphone rusak," ucapnya kepada Tono.

Tono yang mengetahui kalau ternyata itu hanya handphone rusak, sontak menertawakan Budi.

"Kualat kamu Budi. Bukan milikmu mau main jual saja," ujar Tono sambil menasehati.(dof)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Benny Rio: Sekolah yang Diminta Inspektorat Sedang Kembalikan Dana Seragam

Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…

2 jam ago

Plt Gubri Perintahkan Uang Seragam Siswa Dikembalikan ke Orang Tua

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…

5 jam ago

Kebakaran di Seberang Tembilahan, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…

5 jam ago

Operasi Pasar Murah Hadir di Siak dan Pekanbaru, Berikut Daftar Harganya

TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…

10 jam ago

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

13 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

13 jam ago