Categories: Nasional

Beberapa Pihak Bakal Diperiksa, Masih Didalami Polisi

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Pasca penangkapan Anggota DPRD Kampar berinisial S alias AS di Jakarta baru-baru ini, Polres Kampar mulai melakukan pemeriksaan intensif.
Pada kasus ini, tindak pidana korupsi yang didugakan kepada AS terbilang unik. Pasalnya, telah terjadi pengalihan pengerjaan pada proyek pencucian Danau di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri itu.

Atas fakta tersebut, sejumlah pihak bakal segera masuk radar kepolisian untuk diperiksa. Hal ini juga dibenarkan Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri pada pagi ini di Bangkinang. ’’Benar (ada pengalihan, red), terkait (pengalihan proyek dan terduga lain, red) masih kami dalami. Kami minta tunggu dulu, karena kami masih pemeriksaan, masih didalami,’’ sebut Fajri.

Sebelumnya, S alias AS yang merupakan Anggota DPRD Kampar priode 2014-2019 dari Partai Demokrat ditangkap Tim Polres Kampar. S ditangkap ketika sedang pelesiran di Mal Atrium Jakarta. Penangkapan ini dilakukan Polres Kampar karena S sudah dua kali tidak mengindahkan pemanggilan pemeriksaan.

S diduga melakukan tindak pidana korupsi pada proyek senilai Rp750 juta tersebut. Hasil audit BPK, S diperkirakan telah menyebabkan kerugian negara sekitar Rp300 juta. (end)

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

19 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

19 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

19 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

2 hari ago