taman-jembatan-pedamaran-rohil-ditargetkan-jadi-ruang-terbuka-hijau
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menargetkan keberadaan tempat wisata yang terletak di pinggir Jembatan Pedamaran di Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Bangko akan dikembangkan lebih baik lagi.
Hal itu tidak hanya diharapkan sebagai destinasi wisata untuk warga berkunjung tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), guna mempertahankan kelestarian lingkungan.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos di sela peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, belum lama ini di Bagansiapiapi.
"Saat ini telah dilakukan kegiatan penanaman pohon, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, asri sekaligus nantinya taman Jembatan Pedamaran ini merupakan ruang terbuka hijau yang saat ini sedang kami tata kembali setelah sekian lama terbengkalai dan ditinggalkan," kata Suwandi.
Dirinya optimis dengan berbagai penataan yang dilakukan nantinya, ke depan akan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dan menjadi pilihan bagi masyarakat Rohil maupun masyarakat dari luar kabupaten yang datang berkunjung ke Bagansiapiapi.
"Untuk mewujudkan ini, kami telah melakukan pembenahan seperti penanaman pohon, renovasi dan penataan kembali keberadaan danau buatan yang akan dijadikan wahana wisata seperti pemancingan ikan dan perahu dayung. 10.000 bibit ikan yang sebagian disumbangkan Dinas Perikanan telah ditaburkan di kolam yang disediakan," kata Suwandi.(adv)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.