wabup-pasaman-tinjau-pemasangan-tower-bts-seluler
PASAMAN (RIAUPOS.CO) — Wakil Bupati Pasaman H Atos Pratama meninjau pembangunan tower base transceiver station (BTS) selular di Bukit Tujuah, Kecamatan Mapattunggul, Pasaman, Sabtu (13/6/20). Tower dengan radius area pancar lebih kurang 7 km tanpa penghalang tersebut nantinya dapat dinikmati jorong pintu Padang, jorong Malancar, Koto Sawah untuk akses jaringan telepon dan internet, setelah bertahun-tahun harus rela dengan status daerah blankspot.
"Selama ini masyarakat harus menembuh jarak puluhan kilo meter untuk mendapatkan signal telekomunikasi, sangat miris di saat era 4.0 dan sudah banyak masyarakat perkotaan sudah dapat menikmati signal 3G , 4G bahkan akan 5G, signal 2G saja masih banyak belum bisa dinikmati oleh masyarakat Pasaman, jadi tidak usah bicara era 4.0 selama pemerataan akses jaringan telekomunikasi belum dapat dilakukan," jelasnya.
Atos menambahkan, untuk daerah-daerah yang belum sama sekali tersedia akses jaringan telekomunikasi selular Pemerintah Kabupaten Pasaman turun tangan dengan menyediakan akses jaringan internet (WIFI) gratis yang sudah terpasang di beberapa jorong di Kabupaten Pasaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo W Hutabarat mengatakan, pemerintah kabupaten berencana akan membuat Program "Satu Jorong Satu Wifi untuk Daerah Blankspot di Kabupaten Pasaman".
Disinggung soal bagaimana untuk daerah jorong Muaro Sungai Lolo, Pangian dan Lanai, Kadis Kominfo menjelaskan, akan segera tersedia akses jaringan Wifi secara gratis untuk masyarakat di daerah, sekarang masih dalam proses, sebab untuk memerdekakan area-area blankspot di Pasaman tersebut tidak mudah, perlu proses dan waktu.
"Dinas Kominfo selalu melakukan koordinasi secara terus menerus dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, dan juga dengan operator telekomunikasi guna memberikan data-data mengenai lokasi-lokasi yang masih tidak ada jaringan di Kabupaten Pasaman, saya yakin dan secara bertahap semua daerah Blankspot dapat tersedia jaringan telekomunikasi, " ujarnya.
"Kita berharap program dan kegiatan ini dapat menunjang proses pembelajaran dari rumah melalui jaringan internet bagi siswa, dan juga mahasiswa di Kecamatan Mapatunggul, agar lebih mudah mengakses jaringan internet, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih baik selama masa Pandemi Covid-19 ini, dan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi," pungkasnya.(rls)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…