Categories: Nasional

Penembakan Brutal di Supermarket, Pemuda AS Nekat Live Medsos

NEW YOKRK (RIAUPOS.CO) – Pria berusia 18 tahun bernama Payton Gendron dari Conklin, New York, melakukan penembakan brutal di supermarket Buffalo. Sebanyak 10 orang tewas di supermarket Buffalo. Nekatnya lagi, pelaku melakukannya sambil live di media sosial (medos).

Pelaku mendadak menjadi trending karena nekat menyiarkan aksi brutalnya secara streaming langsung di Twitch Platform. Polisi menduga aksinya dimotivasi oleh kebencian dan rasisme.

“Terjadi penembakan, dan korban yang ditembak oleh tersangka White atau kulit putih ini adalah Black atau kulit hitam,” kata para pejabat.

“Ini benar-benar kejahatan,” kata Sheriff Erie County John C. Garcia seperti dilansir dari CNN, Ahad (15/5/2022).

Ia menyebut penembakan itu sebagai kejahatan rasial bermotivasi rasial. Departemen Kehakiman AS sedang menyelidiki penembakan itu sebagai kejahatan kebencian dan tindakan ekstremisme kekerasan bermotivasi rasial sesuai pernyataan Jaksa Agung AS Merrick Garland.

Payton Gendron merupakan pemuda dari Conklin, New York. Ia didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat pertama. Conklin berjarak sekitar tiga setengah jam perjalanan dari supermarket Buffalo. Hebatnya, dia mengaku tidak bersalah.

Kronologi

Payton datang ke supermarket memakai perlengkapan taktis. Pihak berwenang mengatakan ketika tersangka tiba di toko sekitar pukul 14.30, dia bersenjata lengkap, mengenakan perlengkapan taktis, helm, dan memiliki kamera dan menyiarkan langsung tindakannya.

Awalnya, tersangka menembak 4 orang di luar toko kelontong, 3 orang tewas. Saat memasuki toko, dia terlibat baku tembak dengan petugas keamanan bersenjata, yang menurut pihak berwenang adalah pensiunan polisi Buffalo. Penjaga keamanan meninggal karena luka-lukanya.

Lalu pelaku menembak 8 orang lagi, dan beberapa di antaranya meninggal. Laporan CNN yang memperoleh sebagian dari streaming langsung tersebut menunjukkan aksi tersangka. Video tersebut direkam dari sudut pandang tersangka penembak saat ia mengemudi ke tempat parkir supermarket. Orang tersebut terlihat di kaca spion mengenakan helm. Dalam video tersebut, pengunjung toko terlihat berjalan melewati tempat parkir saat tersangka berkendara. Seorang juru bicara platform Twitch mengatakan, perusahaan menghapus streaming langsung kurang dari dua menit setelah kekerasan dimulai.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Bupati Anton Tegaskan SPMB Rohul Harus Transparan, Adil dan Bebas Pungli

Bupati Rohul Anton menegaskan pelaksanaan SPMB 2026/2027 harus transparan, adil, bebas pungli serta menjamin hak…

45 detik ago

Layanan Cetak KTP-el di Pekanbaru Kembali Bermasalah, Warga Diminta Bersabar

Layanan pencetakan KTP-el di Disdukcapil Pekanbaru kembali terganggu akibat kendala jaringan server pusat di Jakarta.

8 menit ago

Respons Masalah Lingkungan Dipercepat, Wako Pekanbaru Tempatkan 10 Petugas OP di Setiap Kecamatan

Pemko Pekanbaru menempatkan petugas OP di setiap kecamatan serta menyalurkan mobil operasional untuk mempercepat penanganan…

17 menit ago

Lima Bulan, Polisi Bongkar 1.333 Kasus C3 di Riau dan Ringkus 525 Tersangka

Polda Riau mengungkap 1.333 kasus kejahatan jalanan sepanjang Januari-Mei 2026 dan menangkap 525 tersangka beserta…

35 menit ago

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

1 hari ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

1 hari ago