Categories: Nasional

Waspadai Penggunaan Headphone Berlebihan saat Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Di masa pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Sebagian besar masyakarat bekerja secara virtual menggunakan gadget seperti laptop dan handphone. Selain itu, headphone pun lebih sering digunakan masyarakat. Tak hanya untuk berbicara saat virtual meeting, headphone juga digunakan di waktu senggang ketika santai mendengarkan musik.

Tapi, penggunaan headphone yang berlebihan bisa mengganggu kesehatan telinga. Hal ini diungkapkan dokter umum RS Polri Bhayangkara Riau, dr Rizky Manurung, Ahad (14/3). "Suara merupakan media yang menghubungkan kita dengan lingkungan sekitar. Telinga kita terdapat ribuan sel, beberapa di antaranya memiliki struktur mirip rambut kecil yang disebut dengan sel rambut yang berfungsi untuk mentransmisikan suara dari telinga kembali ke otak," ujarnya.

 "Suara yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel ini. Tentunya ini akan mengganggu proses transmisi suara. Suara yang berlebihan juga dapat merusak hubungan antara sel rambut dan sel saraf. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa suara yang terlalu besar dapat mengganggu kesehatan telinga," tambahnya.

Oleh karena itu, pengguna headphone perlu tahu me­ngenai batas ren­tang suara yang aman dan kapan harus berhenti menggunakan earphone  agar tidak mengganggu kesehatan telinga. CDC merekomendasikan bahwa batas maksimum volume penggunaan headphone yang dihubungkan ke perangkat elektronik pribadi adalah 105 hingga 110 dB.
Intensitas suara 85 dB (sama dengan suara mesin pemotong rumput) dapat menyebabkan kerusakan pada telinga apabila didengar lebih dari dua jam, sedangkan intensitas suara 105 hingga 110 dB dapat menyebabkan kerusakan dalam lima menit saja.

Dokter Rizky menambahkan selain volume, durasi juga merupakan faktor penting yang berkontribusi dalam menyebabkan kerusakan telinga. Paparan yang terus menerus tentu saja lebih memungkinkan untuk menyebabkan terjadinya kerusakan. "Penggunaan headphone dengan tingkat suara yang sedikit lebih tinggi dari batas aman dapat menyebabkan kerusakan dalam waktu kurang dari satu jam," ujarnya.

"Sebagian besar orang mendengarkan musik dengan headphone selama satu jam atau lebih. Sebenarnya, sah-sah saja menggunakan headphone dalam waktu lama selama tingkat suara yang kita dengar masih dalam batas normal.  Namun tentunya perlu ada keseimbangan antara durasi penggunaan dengan tingkat suara agar tidak menyebabkan kerusakan pada telinga," tambahnya.

Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) merekomendasikan kepada perusahaan pemberi kerja agar memberikan alat pelindung pendengaran kepada pekerjanya yang mendapatkan paparan suara 85 dB selama lebih dari 8 jam per hari. Berdasarkan World Health Organization (WHO), 1.1 miliar remaja di seluruh dunia ini, berisiko mengalami gangguan pada pendengaran karena pemakaian perangkat audio yang tak aman.

"Supaya telinga tetap sehat, ikutilah aturan 60/60. Gunakanlah headphone dengan volume sebesar 60 persen selama tak lebih dari 60 menit setiap hari," ujar dr Rizky. "Kesehatan pendengaran merupakan suatu hal yang penting. Oleh karena itu jangan biarkan hal sekecil apapun dapat merusak pendengaran kita. Jangan lupa melakukan pengecekan rutin setiap 6 bulan sekali ke dokter THT untuk membersihkan telinga. Apalagi bila merasakan ada gangguan dalam pendengaran," tambahnya.(das)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

1 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

1 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

1 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

1 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

1 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago