sejumlah-pelaku-kejahatan-belum-tertangkap-kapolres-sebut-tingkatkan-patroli
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masyarakat semakin hari semakin resah dengan tindak kejahatan yang terjadi di Kota Dumai. Kinerja polisi dipertaruhkan. Pasalnya rasa aman bagi masyarakat untuk beraktivitas pada malam hari terusik akibat tindakan kejahatan dengan kekerasan yang hingga saat ini belum terungkap.
Ada beberapa tindakan kejahatan yang belum terungkap membuat masyarakat resah. Berawal dari kejadian begal di Jalan Wan Amir, jambret di Jalan Pattimura dan kasus perampokan diduga menggunakan senjata api di Jalan Teduh. Kejadian-kejadian ini satu pun belum berhasil diungkap Kepolisian Resort Dumai.
"Jujur saja, kami khawatir kalau sedang berpergian keamanan kami tidak terjaga, polisi harus segera mengungkapkan kasus-kasus tindak kejahatan yang meresahkan warga tersebut," ujar warga Dumai, Dery kepada Riau Pos.
Pria yang sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan swasta Sungai Sembilan tersebut merasa khawatir setiap pulang kerja. "Saya tinggal di Dumai Kota, setiap hari bahkan malam pulangnya melewati Jalan Wan Amir, sampai di situ pasti saya was-was," tuturnya.
Ia mengatakan sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman. "Jika belum terungkap, secara tidak langsung pelakunya masih berkeliaran, jangan sampai ada lagi korban, karena tampaknya pelaku kejahatan semakin hari semakin berani," jelasnya.
Ketua umum PMII Cabang Kota Dumai Yuri Syaukas meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengusut tindakan-tindakan kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat Kota Dumai dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Kita tidak mau kejahatan yang marak menjadi momok untuk Kota kita yang tercinta ini. Apalagi Dumai dikenal sebagai kota industri, kita selalu berdoa untuk Kota Dumai yang aman dan damai," tuturnya.
Terkait keresahan masyarakat Kota Dumai akibat terjadinya tindak kejahatan, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan proses lidik terkait beberapa kejadian yang ada. "Selain itu, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, kami juga meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan tindak Kejahatan," sebutnya.
Selain itu, diharapkan masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati. "Kami juga berharap setiap RT kembali meningkat pos kambling di lingkungan masyarakat agar bisa meminimalisir tindak kejahatan," tutupnya.(ade)
Laporan : HASANAL BULKIAH
Tabligh Akbar Ramadan 1447 H di Masjid Raya An-Nur Pekanbaru menyoroti pentingnya peran keluarga dalam…
Pekan pertama Ramadan, STC Pekanbaru mulai dipadati warga yang berburu baju Lebaran. Pedagang akui pembeli…
Seorang perempuan terjatuh dari Fly Over Pasar Pagi Arengka Pekanbaru dan ditemukan tak sadarkan diri.…
Pemko Pekanbaru gandeng 21 SMP swasta dalam SPMB 2026–2027 untuk memperluas akses pendidikan dan memastikan…
Puluhan kepala sekolah di Kepulauan Meranti menerima surat mutasi palsu dan diminta transfer Rp5 juta.…
Mohon penjelasan mengenai siapa saja yang termasuk dalam kategori tersebut beserta ketentuan apakah mereka wajib…