badminton
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SUATU hari Kiki dan saudara-saudaranya bermain badminton di depan rumah mereka. Awalnya Kiki bermain dengan adiknya. Namun tidak seru karena sang adik tidak pandai bermain badminton.
Kiki pun miminta kakaknya untuk bermain menggantikan sang adik. Si adik pun merengut.
Pertarungan antara Kiki dan kakaknya berlangsung sengit. Kiki begitu bersemangat membalas pukulan-pukulan bola yang diberi sang kakak. Sampai-sampai saat giliran Kiki akan mengembalikan bola, bola malah mengarah entah kemana dan hilang dari pandangan.
Kiki mencoba mencari di sekitar tempat bermain. Namun, bola itu tak kunjung ketemu.
Sampai akhirnya adiknya yang mengetahui keberadaan bola badminton tersebut tertawa lepas serta menunjuk ke arah kepala Kiki. Demikian pula dengan kakaknya.
"Kakak… Itu bolanya nyangkut di kepala kakak," teriak sang adik yang tampak puas menertawakan Kiki.
Ternyata tanpa disadari Kiki, bola badminton itu menyangkut di kepalanya dan masuk ke dalam helaian rambutnya sehingga membuatnya tidak merasakan keberadaannya.
Mengetahui hal tersebut, Kiki lantas mengambil bola yang ada di rambutnya, dan langsung mengikat rambutnya agar tidak lagi kemasukan bola badminton lagi saat bermain.
"Alamak… !! Kenapa bisa menyangkut di kepala? Harus diikat nih rambut biar tidak nyasar lagi bolanya di kepala," kata Kiki.(ayi)
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…