Categories: Nasional

Targetkan Tuntas Akhir Tahun

(RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu menargetkan program swakelola pemeliharaan rutin ruas jalan kabupaten, kecamatan dan desa se-Kabupaten Rohul tuntas menjelang akhir 2020.

Untuk pemeliharaan rutin ruas jalan desa dan kelurahan yang tersebar di 16 kecamatan se-Rohul, dilaksanakan dengan sistem swakelola yang anggarannya dialokasikan di APBD Rohul 2020.

Kepala Dinas PUPR Rohul Anton ST MM, Ahad (13/12) menyebutkan, kegiatan pemeliharaan ruas jalan kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan se-Rohul rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Menurutnya, perhatian pembangunan infrastruktur jalan di desa dan kelurahan yang tersebar di 16 kecamatan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jalan dari desa ke kota, untuk peningkatan aksebilitas produksi usaha masyarakat yang dapat memberikan dampak pada peningkatan perkonomian.

Anton mengaku ruas jalan yang mendapat perhatian untuk dilakukan pemeliharaan rutin oleh Dinas PUPR Rohul, terutama memprioritaskan terhadap kerusakan ruas jalan di pedesaan yang sifatnya dapat mengganggu kelancaran perkonomian masyarakat.

Ia mengaku pemeliharaan ruas jalan desa dan kelurahan di Wilayah 1 yakni Kecamatan Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir dan Bangun Purba, dan Wilayah 2 yakni Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara, Kepenuhan dan Kecamatan Kepenuhan Hulu telah tuntas 100 persen.

Sementara untuk wilayah 3 Kecamatan Ujung Batu, Pagaran Tapah Darussalam, Kunto Darussalam dan Kecamatan Bonai Darussalam dan Wilayah 4 yakni Kecamatan Rokan IV Koto, ‘’Sekarang ini (kemarin, red) alat sedang bekerja melakukan pemeliharaan ruas jalan Desa Tanjung Medan, Kecamatan Rokan IV Koto, sementara di Wilayah 3 yakni Kelurahan Kota Lama dan Desa Muara Dilam sedang dalam pengerjaan,’’ sebutnya kemarin.

Namun Anton mengaku lupa panjang ruas jalan yang telah dilakukan pemeliharaan dengan sistem swakelola. Dikatakannya, perbaikan kerusakan infrastruktur jalan pedesaan itu, tetap yang skala prioritas, dengan memperbaiki kerusakan jalan melalui pengerasan jalan. Untuk biaya pembelian bahan material seperti pasir, batu, tanah urug, bahan bakar minyak alat berat serta biaya operasional lainnya dialokasikan dalam APBD Rohul 2020.(adv)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

10 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

11 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

11 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

11 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

12 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

23 jam ago