LOKASI: Duta Besar Arab Saudi untuk AS, Putri Reema binti Bandar Al Saud (tengah) mengunjungi lokasi penembakan pangkalan militer AS di Florida. (JPG)
WASHINGTON (RIAUPOS.CO) — Penembakan di pangkalan militer Amerika Serikat di Florida beberapa waktu lalu membuat hubungan AS dan Arab Saudi terganggu. Pasalnya, pelaku penembakan adalah anggota pasukan udara Arab Saudi yang tengah bersekolah di AS.
Pentagon kabarnya menghentikan pelatihan bagi sekitar 850 personel militer Arab Saudi hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai bagian dari masalah keamanan. Itu imbas dari insiden penembakan tersebut.
Tak ingin hubungan bilateral semakin rumit, Duta Besar Arab Saudi untuk AS mengunjungi lokasi penembakan pada Kamis (12/12) kemarin. Tujuannya adalah menyampaikan belasungkawa atas serangan penembakan petugas pasukan udara Arab Saudi yang menewaskan tiga orang. Hal tersebut seperti dikabarkan Kedutaan Arab Saudi di AS dan dilansir Reuters.
Duta Besar Arab Saudi, Putri Reema binti Bandar Al Saud, menemui sejumlah anggota komando Pangkalan Angkatan Laut Pencasola. Dia pun mengecam serangan mengerikan tersebut. Putri berjanji akan memberikan bantuan apa pun untuk mempercepat penyelidikan.
Sementara itu, FBI menyebut penyelidik AS yakin anggota pasukan udara Arab Saudi Mohammed Saeed Alshamrani, menjadi pelaku tunggal saat memberondong pangkalan militer AS dengan peluru dan menewaskan tiga orang serta melukai delapan orang lainnya. Letnan Dua berusia 21 tahun itu akhirnya tewas di tangan deputi sherif.(jpg)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…