Masyarakat Diminta Gerakkan 3 M Plus
SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.
Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.
Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.
"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).
Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan," pesannya.(adv)
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…