Intan Ayu dan anaknya, Keano Mudra Djanuismadi yang kini berusia 4 tahun. (Dimas Nur Apriyanto/ Jawa Pos )
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Lama tidak terdengar namanya, Intan Ayu, ternyata sedang asyik menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya. Bagi kalian generasi 90-an pasti tidak asing dengan wajahnya kok.
Perempuan kelahiran Jakarta 1984 itu pernah main film ‘Di Sini Ada Setan’. Selain difilmkan, ‘Di Sini Ada Setan’ juga lebih dulu dibuat series di salah satu stasiun televisi swasta.
Usai lahiran buah hati pertamanya, Keano Mudra Djanuismadi, pada 2015 lalu, dia fokus menjadi ibu rumah tangga. Sejak usia setahun, Intan mengikutkan Keano ke sekolah.
Tapi bukan seklah sebenarnya. Sebab, ungkap Intan, sekolahnya seperti kelas bermain konsepnya dan hanya seminggu sekali.
Sebetulnya, lanjut dia, kelas bermain tersebut bukan hanya untuk Keano. Karena Intan juga ikut merasakan manfaatnya.
“Ibunya belajar bagaimana mengajarkan anak banyak hal. Salah satunya bersosialisasi,” kata Intan, saat ditemui belum lama ini di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kini, di usia Keano 4 tahun, Intan mengikutkan anaknya tersebut ke sekolah yang jenjangnya lebih tinggi. Waktunya tidak lagi seminggu sekali, tapi tiga kali dalam seminggu. Durasinya sekali datang hanya tiga jam.
Menurut Intan, Keano termasuk anak yang tidak mudah tantrum. Dia selalu memberikan ruang kebebasan untuk memilih kepada anaknya itu.
“Ibunya boleh mengarahkan, tapi tidak boleh memaksa anak. Dengan begitu anak bisa belajar mandiri,” jelas sepupu dari Bunga Citra Lestari itu.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…