Categories: Nasional

Mutilasi Istri dan Anak Tiri, lalu Kepalanya Dibuang Diatas Atap

SINGAPURA(RIAUPOS.CO)– Sadis. Entah kerasukan apa, seorang pria Singapura tega membunuh istri dan anak tirinya. Tidak hanya menghabisi dua anggota keluarganya, lelaki yang identitasnya tidak disebutkan tersebut juga memutilasi mereka. Setelah itu, dia membuang delapan potongan tubuh dua korban ke tiga lokasi berbeda.

”Kami menangkap terduga pelaku pada Jumat (11/10) berkat kerja sama dengan otoritas Singapura,” ujar Kepala Polisi Malaka Mat Kassim seperti dikutip The Straits Times, Minggu (13/10).

Tersangka memang tinggal di Malaka, Malaysia. Karena itu, kepolisian setempatlah yang membekuk dan memproses kasus tersebut. Tapi, tersangka yang berusia 31 tahun tersebut berkewarganegaraan Singapura. Karena itu, untuk mengusut perkara tersebut, aparat dua negara bekerja sama.

Kasus pembunuhan itu terendus pada Kamis (10/10). Saat itu seorang pemotong rumput membersihkan semak-semak di dekat kawasan industri di Malaka. Si pemotong rumput menemukan potongan tubuh manusia di kawasan tersebut. Total delapan potongan tubuh tanpa kepala dan tangan diamankan kepolisian.

Diperkirakan, pelaku beraksi 4 atau 5 hari sebelumnya. Saat potongan-potongan tubuh tersebut ditemukan, tersangka tidak berada di Malaysia.

Begitu tiba di Malaysia, pelaku langsung dibawa ke rumah sewaannya di Taman Merdeka Jaya, Malaka. Polisi menemukan darah mengering di kamar tidur. Tersangka pun tidak bisa mengelak. Dia lantas menunjukkan tempat penyimpanan kepala korban kepada polisi. Yakni, di atap rumah.

The Star menyatakan bahwa pembunuhan itu bermula dari pertengkaran tersangka dan istrinya. Lepas kendali, tersangka menusuk perempuan 27 tahun itu dengan pisau dapur. Saat tersangka melakukan aksi kejinya, sang anak tiri yang berusia 11 tahun melihat. Maka, bocah lelaki itu juga dibunuh.

China Press melaporkan, korban dimutilasi dengan kapak. Potongan tubuh lainnya dimasukkan ke plastik untuk dibuang.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

13 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

13 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

13 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

13 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

14 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

14 jam ago