Categories: Nasional

PLN Serahkan Bantuan Alat Pengolahan Limbah ke LPM Desa Medan Krio

PLN UIP3BS UP2B Sumbagut menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa alat pengolahan limbah menjadi pupuk organik kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Kamis (8/7).

Bantuan diserahkan langsung oleh Manajer UP2B Sumbagut Andi Makkuradde kepada Ketua LPM Desa Medan Krio Fauzul Akmal Tambunan di pelataran Masjid Nurul Amin, Dusun VIII, Desa Medan Krio.

Dalam sambutannya, Andi Makkuradde mengatakan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam memberdayakan masyarakat, khususnya warga Desa Medan Krio. Ia berharap alat yang diserahkan ini dijaga dan dirawat serta dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Bantuan ini berasal dari dana TJSL perusahaan. Alat ini kini menjadi milik masyarakat. Mohon untuk dipergunakan dengan baik. Terima kasih atas kerjasamanya," ucap An­di.

Ketua LPM Desa Medan Krio Fauzul Akmal Tambunan berterima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan. Ia berharap dengan adanya alat pengolah pupuk kompos ini, Dusun VIII menjadi lebih bersih, tidak ada lagi sampah berserakan karena bisa diolah menjadi pupuk organik. "Tidak ada lagi sampah yang keluar. Karena sudah diolah sehingga berkurang sampai di tempat pembuangan akhir. Terima kasih kepada PLN," ujarnya.

Hadir pada acara tersebut Kepala Dusun VIII Bambang Suriadi, mewakili Kepala Desa Medan Krio. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rencananya untuk menjadikan dusun yang dipimpinnya menjadi pilot project pengolahan limbah menjadi pupuk organik di Desa Medan Krio, termasuk menjadikan Dusun VIII sebagai taman sayur.

"Hasil olahan pupuk kompos ini akan kami kembalikan kepada masyarakat, sekaligus membagikan polybag. Untuk selanjutnya, Dusun VIII akan kami jadikan taman sayur. Jika berhasil, proyek pengolahan pupuk kompos ini bisa ditularkan ke dusun yang lain. Misi saya adalah pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Melalui bantuan yang diberikan harapannya masyarakat lebih mandiri karena bisa mengolah pupuk sendiri.

Apalagi bantuan yang diberikan sudah lengkap seperti mesin pencacah, drum, tong sampah, becak mesin, hingga cairan pupuk EM4. Hal ini dilakukan agar di masa pandemi seperti sekarang ini masyarakat tetap bisa produktif.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

1 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

1 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

1 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

2 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

2 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

2 hari ago