Categories: Nasional

Gas Subsidi 3 Kg Disuntik ke Tabung 12 Kg

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Korps Bhayangkara berhasil mencegah salah satu pemicu kelangkaan gas elpiji 3 kg. Rabu (13/4) Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim mengungkap mafia gas elpiji yang menyalahgunakan gas subsidi 3 kg untuk disuntikkan ke gas nonsubsidi 12 kg dan 50 kg. Tak tanggung-tanggung, dalam sebulan mafia gas elpiji itu mampu memproduksi 12 ribu gas 12 kg dari gas subsidi 3 kg.

Dirtipidter Bareskrim Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, sejak awal Polri telah berupaya melakukan langkah antisipasi untuk berbagai kelangkaan energi, seperti gas elpiji dan solar. Untuk yang terbaru mafia gas LPG yang menyalahgunakan gas subsidi 3 kg berhasil diungkap. "Ada di dua lokasi," paparnya. Menurutnya, lokasi pertama di Jalan Burung, Situ Bekasi, Bekasi Barat, Jawa Barat dan lokasi kedua di Jalan Pulau Kambing, Jatinegara, Jakarta Timur. "Dari kedua lokasi ditangkap dua orang," ujarnya. Kedua tersangka berinisial FR dan JG masih dalam pemeriksaan. Petugas akan menggali lebih dalam untuk mengetahui tersangka lainnya. "Masih diperiksa," tuturnya, Rabu (13/4).

Menurutnya, modus dari mafia tersebut dengan menyuntikkan gas subsidi 3 kg ke gas nonsubsidi 12 kg dan 50 kg. Perbedaan harga antara gas subsidi dengan nonsubsidi sekitar Rp11 ribu.

"Perbedaan harga ini yang dimanfaatkan mafia gas elpiji," ujarnya. Dalam satu hari mafia gas itu mampu memproduksi 400 tabung gas 12 kg. Dengan begitu dalam satu bulan bisa memproduksi 12 ribu tabung gas 12 kg. Dari pemeriksaan diketahui bahwa mafia gas ini telah berjalan sekitar 3 bulan.(idr/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

6 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

7 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

9 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

9 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

10 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

10 jam ago