ac
Suatu hari Robi mengikuti perkulihan secara luring. Ia mendapatkan kelas yang AC-nya mati, ia pun merasa sangat kepanasan dan tak henti-henti menjadikan buku sebagai kipas.
Di jam selanjutnya Robi dan teman-temannya kembali ada kelas luring, namum di kelas yang berbeda. Ia berlari-lari untuk mendapatkan posisi di bawah AC.
Selang beberapa saat kemudian hawa dingin mulai menerpa kelas tersebut. Robi yang sengaja meninggalkan jaketnya di sepeda motor merasa menyesal. Ia juga menyesal karena memilih posisi di bawah AC.
Belum lagi remot AC yang tidak tahu rimbanya juga semakin membuat Robi merasa sebal. Ia ingin pindah ke kursi lain yang jauh dari AC, namun tidak ada satu pun kursi yang kosong.
"Alamak…!! Yang tadi kepanasan, sekarang malah kedinginan. Memang nggak beres,"pungkasnya.(anf)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…