Categories: Nasional

Isu Reshuffle Kabinet, Selain Nadiem Nama Moeldoko Juga Disebut-Sebut

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Isu reshuffle kabinet kembali mengemuka. Apakah Kepala KSP Moeldoko bakal ikut diganti atau tidak? Kepastiannya masih di tangan Presiden Jokowi.

Relawan Jokowi Mania Emmanuel Ebenezer memunculkan nama lima menteri yang layak diganti yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Agraria Sofyan Djalil.

Kemudian Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sejumlah pihak juga menyebut nama Mendikbud Nadiem Makarim perlu dievaluasi.

Setelah kepengurusan hasil KLB Demokrat ditolak oleh Kemenkum HAM, sejumlah pihak mendorong agar Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet.

“Bisa jadi Presiden memberikan endorsement, cuma karena sudah negatif ya seperti sekarang ini. Seandainya langkah halus mulus menguasai Partai Demokrat, mungkin ceritanya akan lain,” jelas pakar politik dari Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

“Cara mainnya kurang halus sehingga malah terdepak. Lucunya, Pak Moeldoko juga kalau mau men-challenge keputusan Menkumham juga dia kan di kabinet,” katanya lagi.

Karena kurang halus, Jayadi menilai manuver KSP Moeldoko mengakibatkan persepsi negatif publik terhadap Presiden Jokowi.

Karena itu, kemudian sejumlah pihak mendorong reshuffle kabinet.

“Saya kira manuver politik seperti Moeldoko itu bisa jadi akan muncul juga dari menteri yang lain yang ingin bermain di politik 2024 kan,” katanya.

“Kalau Presiden memberikan hukuman atau peringatan itu juga akan jadi pesan kepada yang lain bahwa selama dua tahun ke depan itu ya anggota kabinet harus fokus di kinerjanya,” kata Djayadi lagi seperti dilansir detikcom.

Meski Pemilu 2024 masih jauh, menurut Djayadi, tahun politik sudah dekat.

Pilpres 2024 yang jadi pasar bebas bisa jadi menggoda para menteri di kabinet yang ingin menguji nasib politik.

“Sejumlah anggota kabinet bisa tidak fokus lagi mengurus kerja kabinet. Jadi mengganti Moeldoko bisa jadi pesan penting agar yang lain jangan bermanuver politik apalagi membuat rugi citra kabinet,” tegas Djayadi lagi.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

11 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

11 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

11 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago