Categories: Nasional

DPR Desak Kejagung Telusuri Aset Jiwasraya

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya di Komisi III DPR telah memanggil Kejaksaan Agung kemarin pagi (13/2). Panja menanyakan perkembangan penyidikan, termasuk berapa dan siapa saja saksi yang sudah dimintai keterangan. Panja juga menanyakan update terkait barang-barang yang diblokir dan disita serta kemungkinan pelebaran kasus dalam hal pengenaan pasal maupun tersangka baru.

Ketua Panja Komisi III Herman Herry menyatakan, rapat tersebut dilaksanakan secara tertutup untuk melindungi informasi-informasi krusial yang masih dalam proses penyidikan. “Ada hal-hal yang sifatnya masih rahasia penyidikan, termasuk penelusuran aset. Sebab, jika dibuka, tidak ada jaminan bahwa ini akan melebar atau akan ada pihak yang menyembunyikan barang-barang itu,’’ jelas Herman di DPR kemarin.

Dia menambahkan, panja mendesak Kejagung agar konsentrasi dalam menarik kembali uang yang sudah diambil dan diblokir. Dia menegaskan, sangat mungkin para tersangka melibatkan banyak institusi lain. “Yang saya maksudkan institusi adalah dunia perbankan, ini kejahatan. Jadi, kami ingin penyidik buka potensi-potensi ke mana saja,” lanjutnya.

Pemaparan di Panja Jiwasraya kemarin belum menghasilkan informasi signifikan. Sebab, jaksa agung muda tindak pidana khusus (Jampidsus) masih diisi pelaksana harian. Belum ada pejabat definitif. Plh Jampidsus Ali Mukartono dinilai masih perlu menghadirkan data-data yang lebih komprehensif. Karena itu, panja akan memanggil lagi para pejabat Kejagung pada 26 Februari.

Herman memperkirakan, ada pemanggilan terhadap beberapa pihak lain. Tujuannya, melengkapi keterangan yang diberikan Kejagung pada rapat dengar selanjutnya. Termasuk PPATK dan OJK. PPATK dipanggil terkait potensi pengembalian uang dari transaksi dan rekening yang terlacak. Kemudian, OJK terkait konteks pengawasan yang kurang sehingga timbul kerugian sangat besar.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

18 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

18 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

19 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

19 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

20 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

20 jam ago