Categories: Nasional

Update Terkini, 1.486 Tewas dan 4.823 Orang Terjangkit

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – China sempat mengklaim berhasil menurunkan angka kasus baru pasien virus corona yang kini bernama COVID-19. Namun kenyataannya, angka kasus baru bertambah lagi hari ini. Kasus baru mencapai 4.823 orang di Hubei. Sementara kasus meninggal dunia per Jumat (14/2), menjadi 1.486 jiwa, seperti laporan South China Morning Post.

Dengan adanya peningkatan kasus baru tersebut, prediksi bahwa virus corona akan berakhir April 2020 mulai diragukan. Memang, sejumlah peneliti memprediksi wabah virus corona akan berakhir April 2020. Hal itu seiring transisi musim semi dan musim panas.

Dilansir dari Channel News Asia, Jumat (14/2), lebih dari empat perlima dari kasus baru ada di Wuhan. Korban harian naik dengan rekor lebih tinggi sebanyak 240 jiwa dibanding hari sebelumnya. Sebelumnya para peneliti memang memperkirakan Februari menjadi puncak wabah ini. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berusaha menenangkan ketakutan dunia. WHO menilai angka-angka baru itu tidak mewakili perubahan signifikan dalam lintasan wabah.

Bisa Berakhir April?
Dalam laman Factcheck, Jumat (14/2), Presiden Donald Trump memprediksi Coronavirus akan selesai pada April 2020 saat suhu menghangat. Meski beberapa virus bersifat musiman, belum jelas apakah virus baru ini akan mengikuti pola yang sama.

Wabah penyakit pernapasan yang sekarang dikenal dengan COVID-19 dimulai di China pada Desember 2019. Para ilmuwan dan yang lainnya berspekulasi bahwa jika virus corona jenis baru itu mirip dengan influenza dan beberapa virus lainnya. Oleh karena itu, bisa menghilang begitu suhu naik dan kelembaban meningkat. Tetapi saat ini tidak diketahui apakah virus akan menurun pada April. Tentu tergantung pada faktor-faktor lain, termasuk tingkat penyebaran dan efektivitas upaya penahanan.

“Itu mungkin (selesai April), tetapi ini adalah angan-angan, dengan analogi seperti flu dan virus pernapasan musim dingin lainnya,” kata ahli epidemiologi Universitas Columbia Stephen Morse.

“Saya katakan tunggu sampai April, kita akan tahu kalau itu benar,” tambah Morse.

Sementara itu, dia merekomendasikan untuk terus mencoba mengendalikan virus, dan tidak terbuai oleh analogi yang penuh harapan. Sebab namanya prediksi bisa saja salah.

Trump sebelumnya berkicau di Twitter-nya pada 7 Februari. Saat itu dia baru saja berbicara lewat telepon dengan Presiden China, Xi Jinping.

“Tidak ada yang mudah,” kata Trump. “Tetapi semoga akan berhasil, terutama karena cuaca mulai menghangat dan virus semoga menjadi lebih lemah, dan kemudian hilang,” kata Trump saat itu.

Sejumlah virus yang menyerang manusia, termasuk influenza dan beberapa coronavirus lainnya (ada beberapa) memang bersifat musiman, biasanya menyerang pada bulan-bulan yang lebih dingin, dengan kasus menurun ketika musim panas semakin dekat. Salah satu teori yang mungkin menjadi indikator adalah karena cuaca.

“Kita tahu bahwa beberapa virus pernapasan di udara atau di permukaan, kehilangan kemampuan mereka untuk menginfeksi sel di bawah kondisi yang lebih hangat dan lembab,” kata seorang profesor teknik sipil dan lingkungan di Virginia Tech, Linsey Marr.

“Begitu cuaca memanas, kondisinya tidak menguntungkan bagi kelangsungan hidup virus,” sebut Marr.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

20 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

21 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

22 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

3 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

3 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

3 hari ago