ketua-komisi-x-dpr-minta-semua-guru-honorer-negeri-diangkat-jadi-pppk
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, meminta Kemendikbudristek untuk mengevaluasi pelaksanaan seleksi PPPK guru tahap 1 dan 2. Evaluasi harus dilakukan sebelum seleksi PPPK guru tahap 3 digelar.
Langkah ini, menurut Syaiful, untuk mengurangi masalah pascaseleksi, apalagi Komisi X mendapatkan banyak pengaduan dari guru honorer negeri pascaseleksi PPPK guru tahap 2.
"Padahal, kami sudah mewanti-wanti Kemendikbudristek dan Panselnas untuk evaluasi tahap 1 dulu baru berlanjut ke tahap 2," tutur Syaiful kepada JPNN di Jakarta, Jumat (14/1/2022).
Faktanya seleksi PPPK guru tahap 2 juga bermasalah. Malah, kata Syaiful, guru honorer negeri tersingkir dari sekolahnya karena kalah ranking dengan peserta besertifikat pendidik (beserdik).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mempertanyakan komitmen Komisi X untuk meningkatkan status guru honorer negeri menjadi aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK.
Namun, atas dasar kebijakan pemerintah mereka diarahkan menjadi PPPK. Syaiful Huda mengatakan seharusnya pemerintah memprioritaskan dulu guru honorer negeri dalam rekrutmen PPPK 2021.
"Angkat dulu semua guru honorer menjadi PPPK, itu baru fair," ucapnya.
Dia optimis jika pemerintah mengangkat semua guru honorer negeri, kemudian memberikan pelatihan 1-2 bulan, kemampuan mereka akan bertambah.
Kata dia, tidak adil bila pemerintah menuntut kompetensi tinggi dari guru honorer, padahal bertahun-tahun mereka tidak pernah diberikan pelatihan.
"Saran saya dari formasi satu juta PPPK, sebaiknya 600 – 700 ribu untuk guru honorer negeri. Ini agar semangat meningkatkan status guru honorer negeri benar-benar direalisasikan," pungkas Syaiful Huda.
Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…