celana
Suatu hati Lidia membeli celana di toko online. Ia memilih celana model terbaru yang sesuai dengan seleranya. Ia pun memilih-milih dan melihat komentar-komentar yang ditinggalkan pembeli.
Ia cukup yakin dengan pilihannya. Terlebih para konsumen kebanyakan memberikan bintang lima dan komentar positif untuk produk tersebut.
Beberapa hari kemudian, celana yang dipesan Lidia sudah sampai. Ia segera membuka paket dan mencoba celana tersebut. Namun sayang celana yang ia pilih kekecilan.
Kendati demikian, Lidia tak menyerah, ia kembali memesan dengan ukuran yang lebih besar di toko yang sama. Ia yakin kali ini pilihannya tepat. Ia membeli di toko yang sama terlebih setelah melihat kualitas celana yang telah datang meskipun kekecilan.
Setelah berlalu beberapa hari paket Lidia kembali sampai. Ia segera membuka paketnya dengam gembira. Namun, ia kembali menelan kekecewaan karena celana yang dipesan kebesaran.
"Alamak…! Kemarin kekecilan, sekarang kebesaran," ucap Lidia bergegas menuju tukang jahit terdekat untuk mengecilkan celananya.
"Besok-besok beli langsung di toko deh. Kalau kayak gini jadinya kan nombok," imbuhnya.(anf)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.