Categories: Nasional

Air Kedaluwarsa Dibuang ke TPS

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di Jalan Datuk Laksamana dipenuhi sampah-sampah minum kedaluwarsa yang diduga berasal dari kapal-kapal yang lego jangkar di perairan Dumai. 

Sampah tersebut merupakan air minum paket yang sudah kedaluwarsa. Parahnya paket minuman air bersih yang sudah kedaluwarsa itu diambil para pemulung yang sedang mencari sampah-sampah yang memiliki nilai jual. Kejadian ini terjadi, Senin (13/1).

"Hampir setiap hari kami temukan ini, ini kami ambil, kan air bersih tidak membahayakan," ujar salah seorang pemulung bernama Reno (47).

Ia mengatakan sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (13/1) sampah produk minuman air paketan itu dibuang orang yang menggunakan mobil. "Kata mereka dari kapal, kami juga tidak tahu pasti, yang jelas ini kami ambil dulu, mana tahu bisa dijual lagi" sebutnya.

Kabid Sampah dan Limbah B3 Dinas LHK Kota Dumai Dimas mengatakan, sampah-sampah itu tidak masuk dalam kategori limbah B3, namun seharusnya tidak boleh dibuang langsung ke TPS warga, pasalnya takut disalahgunakan oleh warga yang memungut. "Setelah kami cek, itu sampah minuman paket air bersih yang disediakan untuk kapal sekoci atau kapal darurat yang memang disiapkan kapal-kapal besar untuk persediaan makanan dan minuman ketika terjadi kondisi darurat," tuturnya.

Ia mengatakan kendati tidak berbahaya, namun jika dikonsumsi masyarakat akan berdampak, karena sudah kedaluwarsa. "Jadi kami imbau kepada para agen dan pengusaha kapal, berkoordinasi dengan kami jika mau membuang sampah makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa, sehingga bisa kami langsung buang ke TPA untuk dimusnahkan," tuturnya.

Dimas sangat menyayangkan sikap oknum yang tidak tertanggung jawab yang membuang sampah tersebut. "Akan kami tindak lanjuti agar tidak ada lagi oknum yang melakukan hal yang sama, karena jika disalahgunakan masyarakat akan berdampak negatif," tutupnya.(ade)

Laporan : Hasanal Buliah

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tinggal 2 Persen, Gaji ASN Meranti Segera Rampung

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…

19 jam ago

Terungkap! Dendam dan Harta Picu Menantu Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru

Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…

19 jam ago

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…

19 jam ago

182 JCH Rohul Diberangkatkan, Wabup Lepas Langsung ke Batam

Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…

20 jam ago

SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…

20 jam ago

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…

20 jam ago