Categories: Nasional

Tak Vaksin, Siswa Sekolah Secara Daring

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai menyurati seluruh sekolah SMP negeri dan swasta se Kota Dumai untuk mempercepat vaksinasi bagi anak didik.

Surat bersifat penting bernomor 4203/3.329.01/DISDIKBUD-SEKR tertanggal 9 Desember 2021 tersebut menegaskan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan hasil rapat di Mapolres Dumai dihadiri pihak terkait, di pimpin Kapolres Dumai serta pertemuan dengan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMP pada 9 Desember 2021.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hj Yusmanidar menyampaikan agar kegiatan vaksinasi untuk anak didik yang menjalani proses belajar mengajar (PBM) di sekolah agar dilakukan. Apabila ada yang tidak mau mengikuti vaksinasi, maka kegiatan belajar dilakukan secara daring atau di rumah.

Yusmanidar menambahkan, saat ini pihaknya membentuk tim percepatan vaksinasi di sekolah dengan melibatkan  pihak terkait seperti Komite Sekolah. Untuk siswa yang menjadi sasaran penerima vaksin, namun tidak mau mengikuti vaksinasi, pembelajaran dilakukan secara jaringan (daring) atau dilakukan pemisahan kelas antara siswa yang sudah vaksin dengan yang belum vaksin.

Untuk pembelajaran tetap dilaksanakan, sesuai ketentuan dengan tidak mengurangi hak siswa untuk mendapatkan pendidikan.  Menggesa pelaksanaan vaksinasi bagi siswa di sekolah masing-masing agar tercapai target, minimal vaksinasi 70 persen. Selanjutnya agar pelaksanaan vaksinasi dilakukan sebelum 31 Desember 2021.

Kota Dumai, masih menjalankan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Salah satu cara untuk tetap menjalankan aktivitas belajar mengajar, mengoptimalkan vaksinasi dalam membentuk herd immunity sangatlah penting, dan saat ini vaksinasi untuk pelajar tetap digalakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Dumai, yang bersinergi dengan Dinkes dan Polres Dumai.

Ia menambahkan, bahwa sejauh ini tidak ada klaster dari dunia pendidikan yang ada di Kota Dumai, walaupun begitu, pihaknya meminta kepada pihak sekolah untuk tetap mengetatkan protokol kesehatan.

Yusmanidar mengaku, agar proses belajar tatap muka bisa kembali normal, pihaknya terus melakukan vaksinasi kepada siswa, hal tersebut dilakukan untuk membentuk herd immunity di dunia pendidikan Kota Dumai.

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Dumai Amrizal Anara mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mempertahankan protokol kesehatan.(mx12/lim/rio)

 

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

14 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

16 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

17 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

2 hari ago