Categories: Nasional

Pemerintah Harus Terbuka Jika Ditemukan Klaster Covid-19 di Pilkada

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pilkada serentak telah berhasil dilaksanakan di 270 kabupaten dan kota. Penyelenggaran hajatan serentak ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19 di tanah air. Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini menuturkan pemerintah mesti terbuka jika nantinya ditemukan klaster baru Covid-19 di Pilkada serentak ini.

“Pemerintah kalau memang kemudian mendapati data ada peningkatan, sikap terbuka itu jauh lebih baik,” ujar Titi dalam diskusi secara daring di Jakarta, Sabtu (12/12). Titi mengatakan sikap keterbukaan pemerintah ini diperlukan mengingat saat ini situasi di dalam negeri sedang mengalami pandemi virus corona.

“Karena akhirnya menjadi pembelajaran bagi masyarakat kita bahwa risiko Covid-19 itu ada, nyata dan betul-betul mendekat kepada kita,” katanya. Jika nantinya ditemukan klaster di Pilkada serentak ini, pemerintah jangan menganggap itu sebagai serangan terkait hajatan serentak ini. Melainkan itu mesti dijadikan bahan evaluasi untuk ke depannya.

“Kalaupun nanti kemudian ada kasus jangan dianggap sebagai rongrongan terhadap praktik yang berlangsung pada 9 Desember kemarin,” ungkapnya. Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan tingkat kepatuhan pemilih yang berpartisipasi dalam Pilkada serentak 2020, terbilang cukup tinggi.

Menurut Wiku, dari hasil pemantauan sistem monitoring Bersama Lawan Covid-19 (BLC) Perubahan Perilaku, dari 32 provinsi yang melingkupi 309 kabupaten dan kota, sebanyak 178.039 orang mendapat sanksi berupa teguran.

“Selain itu, rata-rata kepatuhan individu memakai masker di area TPS sebesar 95,96 persen. Sedangkan rata-rata kepatuhan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan sebesar 90,71 persen,” ujar Wiku.

Sebaliknya, dari kepatuhan institusi dan kesediaan fasilitas penunjang, seperti tempat cuci tangan, disinfektan, petugas pengawas penerapan protokol kesehatan terlihat masih rendah, persentasenya dibawah 50 persen.(jpg)

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

7 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

7 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

8 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

8 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

8 jam ago