PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kamis (12/11), Program Studi Magister Manajemen (MM) Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia menggelar yudisium angkatan VII. Ada 45 peserta pada yudisium ini. Terdiri dari konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan dan Manajemen Pemasaran. Yudisium dilangsungkan dengan sistem dalam jaringan (daring). Ini dilakukan dengan mempertimbangkan suasana pandemi Covid-19.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademis IBT Pelita Indonesia Prof Dr Teddy Chandra SE MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa, yudisium ini merupakan penetapan gelar MM para lulusan. "Gelar MM tersebut sudah boleh dipergunakan sebagaimana mestinya. Perlu ketahui juga bahwa, sejak perubahan bentuk perguruan tinggi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Indonesia menjadi IBT Pelita Indonesia sejak Oktober 2019 yang lalu seluruh akreditasi program studi telah diperbaharui dengan peringkat B," pungkasnya. Selanjutnya, Prof Dr Priyono MM selaku Direktur Pasca Sarjana IBT Pelita Indonesia memberikan pesan, agar para lulusan dapat berkiprah sesuai bidang yang ditekuni. Sedangkan nama-nama lulusan dibacakan oleh Lalyla Hafni SE MM selaku Dekan Fakultas Bisnis IBT Pelita Indonesia.(lim)
Laporan: MUSLIM NURDIN (PEKANBARU)
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…