Categories: Nasional

Bantah Polri Kecolongan, Mahfud: Masyarakat Jangan Selalu Nyinyir.

“Itu
harus ditindak. Saya tadi berdiskusi dengan Mendagri, itu sudah bisa
diidentifikasi. Peristiwan ini bisa jadi pintu masuk untuk kita ambil
jaringannya,” kata Mahfud di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu
(13/11).

Mahfud beranggapan momen teror seperti ini dimanfaatkan
oleh teroris demi menarik simpati orang. Dengan begitu, mereka berharap
bisa merekrut orang untuk masuk dalam jaringannya. Hal ini persis dengan
penyerangan kepada mantan Menko Polhukam Wiranto.

Oleh karena
itu, Mahfud meminta agar kejadian di Medan juga diusut tuntas hingga ke
akar-akar jaringannya. “Ini tugas negara untuk hadir di situ,” imbuhnya.

Sementara
itu, terkait pengamanan usai serangan teror ini Mahfud menyakini akan
ada peningkatan secara otomatis yang diterapkan oleh polri. Hal itu guna
mencegah kejadian serupa terjadi di lokasi lain.

Di sisi lain,
mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menilai sistem pencegahan
terorisme di Indonesia sudah cukup baik. Hal itu tergambar dari jumlah
teror yang terjadi terus menurun sejak 2017 lalu.

“Saya katakan
dari sudut kuantitatif turun jumlah terror. Karena pencegahan sudah
lebih baik. Bahwa ada satu dua, itu ya tak bisa dihindari. Tapi
pencegahan itu cukup berhasil,” tambahnya.

Atas dasar itu, Mahfud
membantah jika polri telah telah kecolongan oleh kelompok teroris. Dia
menyebut pemerintah sudah berupaya dengan baik dalam hal pencegahan aksi
teror.

“Kepada masyarakat juga jangan selalu nyinyir. Pemerintah
bertindak disebut melanggar HAM, pemerintah nggak bertindak disebut
kecolongan. Begitu saja. Kita sama-sama dewasa menjaga negara ini,” ucap
dia.

“Jangan selalu menyudutkan aparat kalau mengambil tindakan.
Dikontrol saja secara proporsional. Benar atau tidak, kan nanti ada
proses hukum di Pengadilan yang membuktikan aparat salah atau tidak,”
pungkasnya.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

1 hari ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

2 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

2 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

4 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago