SERAHKAN BANTUAN: Komunitas Gerakan Infak (KGI) 10 ribu Kecamatan Tualang menyerahkan bantuan infak berupa sembako kepada kaum duafa di Perawang, akhir pekan kemarin. (Wiwik Widyaningsih/Riau Pos)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Sebanyak enam orang kaum dhuafa di Kecamatan Tualang mendapatkan bantuan sosial berupa sembako. Bantuan tersebut disalurkan Komunitas Gerakan Infak (KGI) 10 ribu akhir pekan lalu. Adapun sasaran penerima bantuan terdiri dari janda serta anak yatim. Dimana hal itu merupakan wujud kepedulian KGI 10 ribu Kecamatan Tualang.
Suparti, salah seorang yang mendapatkan bantuan mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan sembako. Dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Saya berterima kasih sekali dibantu sembako yang membantu kami sekeluarga," ujar warga Km 3 Perawang itu, Selasa (12/11).
Kordinator KGI 10 ribu Ponisman menyampaikan bantuan tersebut diberikan keluarga KGI Kecamatan Tualang setiap bulan yang secara bergilir diberikan bantuan sesuai dengan kategori penerima.
"Kembali KGI 10 ribu Kecamatan Tualang membantu sembako kepada kaum dhuafa di bulan Oktober. InsyaAllah untuk November akan disalurkan," ujar Ponisman.
Dia menyebutkan, KGI 10 ribu setiap bulan mengumpulkan sumbangan dana dengan jumlah uang Rp 10 ribu perorang. Untuk penerima akan diputuskan berdasarkan usulan yang ada di KGI tersebut.
"Dana tersebut yang telah terkumpul kemudian kita belikan sembako dan juga kita membelikan dana langsung tergantung kondisi warga yang di bantu," terangnya.(wik)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…