Video yang beredar dan menyatakan lahan di bawah Jembatan Maredan atau Jembatan Sultan Syarif Hasyim terbakar ternyata tidak terbukti, alias hoaks. foto/jpg
SIAK (RIAUPOS.CO)- Video yang beredar dan menyatakan lahan di bawah Jembatan Maredan atau Jembatan Sultan Syarif Hasyim terbakar ternyata tidak terbukti.
“Kami sudah turun ke sana. Bahkan tim kami berulang ulang membuktikan kebenaran video hang beredar itu, namun tidak kami temukan titik api atau lahan yanh terbakar di bawah Jembatan Maredan,†jelas Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, Kamis (12/9) malam.
Sementara Camat Tualang Zalik Efendi menjelaskan kepada Riau Pos, tidak ada kebakaran lahan di bawah Jembatan Maredan.
“Kami sudah cek ke bawah jembatan, tidak ada kebakaran lahan di sana,†ungkapnya.
Karhutla kembali landa Jalan baru Siak-Dayun. Tim Damkar BPBD Siak termasuk Srikandi Damkar turun berjibaku memadamkan api.
Menurut Kabid Damkar Irwan Priatna, kebakaran mulai terjadi menjelang Salat Jumat. Pihaknya langsung menurunkan tim.
“Hingga siang ini, api berhasil kami padamkan. Namun kami tetap berada di lokasi kebakaran untuk melokalisir agar tidak menyebar sekaligus pendinginan,†ungkapnya.
Lahan sawit dan semak ini diindikasi milik warga dan pemiliknya memang harus mempertanggung jawabkan dengan memberikan penjelasan penyebab lahannya terbakar.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.