kupon-daging
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Miftah sangat senang karena setelah bertahun-tahun nge-kos akhirnya ia mendapatkan kupon daging kurban. Ia menyimpan baik-baik kupon yang telah diberikan oleh panitia untuk ditukarkan keesokan harinya.
Saat pemotongan sapi, Miftah datang paling awal dan bersemangat melihatnya. Tiba saat pembagian, ia segera mencari kupon daging
kurban yang ia selipkan di dompetnya.
Namun, meskipun sudah membolak-balikkan kuponnya, ia tak menemukan keberadaan kupon tersebut. Bahkan, ia turut mencari di semua saku pakaiannya, dan tetap tak menemukan apapun.
"Alamaak….! Kuponnya hilang," ucapnya sedih.
Ia hanya bisa menatap dengan sedih, orang-orang yang mengantre menukarkan kupon daging kurban. Saat ia hendak beranjak tiba-tiba seorang panitia menepuk pundaknya dan menyerahkan sebungkus daging kurban.
Rupanya, panitia tersebut sudah memperhatikan gelagat aneh dan raut sedih Miftah yang kehilangan kuponnya. Karena merasa kasihan, ia pun memberikan daging tersebut kepada Miftah.(anf)
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…