BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, untuk tahapan pemutakhiran data pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hilir (Rohil) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bangko gelar bimbingan teknis (bimtek) persiapan pencocokan dan penelitian (coklit).
Kegiatan berlangsung di aula Kantor Camat Bangko, di Bagansiapiapi, Senin (13/7/2020). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Rohil Supriyanto SPi MSi, Ketua PPK Bangko Sulisman, dan para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-kecamatan Bangko.
"Untuk PPDP sebanyak 176 orang, mengingat kondisi yang ada sesuai dengan protokol kesehatan maka pemberian bimtek dilakukan sebanyak lima gelombang, untuk menghindari keramaian," kata Sulisman.
Sebelumnya penerapan protokol kesehatan dilaksanakan dengan cek suhu tubuh, pemakaian masker, serta dipastikannya duduk antar peserta berjarak.
Ketua KPU Rohil Supriyanto menambahkan bimtek itu sangat penting, berkaitan dengan kesiapan PPDP untuk turun ke lapangan melakukan pendataan.
"Agar mereka memahami, memiliki pengetahuan teknis yang diberikan terkait proses pendataan. Ini merupakan tahapan penting, berkaitan dengan hak pemilih yang merupakan hak azazi bagi setiap warga negara, yang mereka harus didata sebagaimana pemilih," kata Supriyanto.
Bisa dikatakan lanjutnya PPDP merupakan ujung tombak dalam hal pendataan tersebut.
Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor: E Sulaiman
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…