Categories: Nasional

Ambyar-kan Gelanggang Remaja

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penonton memadati Gelanggang Remaja Jalan Sudirman, Pekanbaru,  Kamis (12/3). Mengikuti alunan irama koplo, penonton bernyanyi sambil berjoget. Penonton pun didominasi anak-anak muda. Lagu-lagu Jawa dinyanyikan dan musik koplo didendangkan. Tak lupa lagu Didi Kempot lengkap dengan seli­ngan lirik cendol dawet sukses ambyar-kan seisi Gelanggang Remaja.

 

Salah satu penonton Rini mengaku telah lama menanti-nanti hadirnya sang Godfather of Broken Heart di Pekanbaru. "Saya suka dengan Didi Kempot akhirnya bisa nonton konsernya malam ini," ucapnya.

Meskipun konser ini didominasi lagu-lagu Jawa, juga ada masyarakat non-Jawa yang hadir dan menikmati lagu-lagu koplo. "Asyik aja dibawa joget," ujar Rizky yang mengaku tidak paham bahasa Jawa.

Didi Kempot bersama tim­nya mengawali konser bertajuk Koplopolitan dengan lagunga "Sewu Kutha", yang disambut dengan riuh rendah suara penonton. Fenomena Sobat Ambyar atau komunitas penggemar Didi Kempot kini merambah berbagai kalangan. Seperti diketahui Didi Kempot selalu konsisten dengan lagu-lagu campur sari dan koplo yang berbahasa Jawa. Terbukti, kini tak hanya orang tua saja yang menjadi penikmat lagu-lagu Didi Kempot, tetapi juga anak-anak muda mengaku dirinya sebagai bagian dari Sobat Ambyar.

Menurut Direktur Color Box Kemal, fenomena Sobat Ambyar seperti fenomena K-Pop di kalangan remaja. Tidak perlu memahami bahasa, banyak orang bisa bergoyang menikmati alunan lagu. Hal ini yang membuat lagu-lagu Didi Kempot juga digandrungi masyarakar non-Jawa.

"Apalagi jika tahu arti dan makna lagunya, pasti akan sangat tersentuh," kata Kemal.

Selain Didi Kempot, pertunjukan musik ini juga menampilkan performance dari Feel Koplo, yang menghibur penonton dengan lagu-lagu modern dan kekinian dalam balutan musik koplo.

"Kita tidak boleh melewatkan momentum dan kesempatan ini untuk menghadirkan fenomena tersebut di Kota Pekanbaru. Sekaligus menyuguhkan pengalaman yang tidak terlupakan bagi milenial Pekanbaru," ujar Kemal.

Pada pertunjukan musik ini Didi Kempot  menyanyikan 12-14 lagu. Termasuk lagu yang sedang trend dan dikenal masyarakat luas seperti "Sewu Kutho", "Stasiun Balapan", "Pamer Bojo", "Ambyar", "Cidro", "Banyu Langit", "Layang Kangen" dan lain-lain.(a)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

19 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago