Categories: Nasional

FBI: Pendukung Trump Siapkan Pemberontakan Senjata saat Pelantikan Biden

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Amerika Serikat (AS) akan menghadapi persoalan penting dan sangat berbahaya bagi kelangsungan demokrasi dan perdamaian dalam negeri. Info intelejen menemukan fakta bahwa para pendukung Donald Trump akan melakukan pemberontakan bersenjata.

Menjelang pelantikan Presiden Terpilih Joe Biden,  FBI memperingatkan adanya kemungkinan protes bersenjata yang direncanakan di Washington, termasuk 50 ibu kota negara bagian lainnya. Peringatan ini dikeluarkan FBI pada Senin (11/1/2021), setelah 

Dalam langkah lain untuk melindungi ibu kota AS, Garda Nasional diberi wewenang untuk mengirim hingga 15.000 tentara ke Washington, dan turis dilarang mengunjungi Monumen Washington hingga 24 Januari mendatang. Sementara pelantikan Biden dilakukan pada 20 Januari.

Kepala Biro Pengawal Nasional, Jenderal Daniel Hokanson, mengatakan dia mengharapkan sekitar 10.000 tentara di Washington pada Sabtu untuk membantu memberikan keamanan, logistik, dan komunikasi.

Hokanson mengatakan jumlahnya bisa meningkat menjadi 15.000 jika diminta oleh otoritas lokal.

Sementara Walikota Washington, Muriel Bowser, meminta Departemen Dalam Negeri AS untuk membatalkan izin pertemuan publik hingga 24 Januari. 

"Periode perencanaan pengukuhan ini harus sangat berbeda dari yang lain," katanya kepada wartawan, dikutip dari Reuters.

Dalam sepucuk surat kepada Penjabat Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Chad Wolf, Bowser menyerukan pendekatan baru terhadap keamanan setelah apa yang disebut sebagai "serangan teroris yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Bowser meminta Wolf untuk memperpanjang periode Acara Keamanan Khusus Nasional dari Senin hingga 24 Januari. Dinas Rahasia mengepalai operasi keamanan untuk berbagai acara, termasuk pelantikan presiden, yang dianggap penting secara nasional.

Panitia pelantikan Biden mengatakan bahwa tema upacara 20 Januari adalah "America United". Trump mengatakan pekan lalu bahwa dia tidak akan menghadiri upacara tersebut, sebuah keputusan yang didukung presiden terpilih.

Penyerangan di Capitol, yang menantang sertifikasi kemenangan Biden dalam pemilihan presiden November 2020, membuat anggota parlemen bersembunyi dan menewaskan lima orang. Puluhan orang telah didakwa dalam kekerasan tersebut dan ratusan kasus lainnya diperkirakan akan terjadi.

Terlepas dari bukti pemilihan yang adil, Trump telah menantang validitas kemenangan substansial Biden. Kubu Demokrat di Kongres mulai mendorong Trump dari jabatannya, dengan memperkenalkan sebuah artikel impeachment yang menuduhnya menghasut pemberontakan.

Sumber: CNN/CNBC/USA Today/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

11 jam ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

12 jam ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

13 jam ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

1 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

1 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

1 hari ago