Categories: Nasional

Bantu Penyandang Disabilitas

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Sosial (Dissos) Kota Dumai memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas. Mereka tidak hanya menerima bantuan, namun Dissos juga  menggelar acara silaturrahmi dan ramah tamah dengan penyandang disabilitas.

Kegiatan ini dilaksanakan  di halaman Kantor Dinas Sosial Kota Dumai di Jalan Janur Kuning dan dihadiri oleh  Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo, 

Eko Suharjo bersama  Kepala Dinas Sosial Hasan Basri sempat bercengkarama dan mendengarkan keluhan dan masukan dari para disabilitas se-Kota Dumai. "Kegiatan ini sangat baik dan positif, tidak hanya langsung menyerahkan bantuan sosial untuk penyandang disabilitas, akan tetapi melalui silaturahmi dan ramah tamah ini pemerintah bisa menyerap apa saja yang diinginkan mereka," ujar pria yang juga Ketua Partai Demokrat Kota Dumai itu.

Ia mengatakan pelayanan wajib dasar merupakan tugas pemerintah, masalah sosial ini harus tuntas, jangan  sampai ada  yang terabaikan apalagi terlantar. "Teman-teman yang memiliki berkebutuhan khusus ini menginginkan bantuan sosialnya ditambah, tentunya ini menjadi masukan bagi pemerintah yang bertanggung jawab dalam pemenuhan pelayanan wajib dasar," tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya akan memaksimalkan peran pemerintah dalam memperhatikan hak-hak para disabilitas yang merupakan kewajiban negara. "Bantuan yang diberikan oleh pemerintah bisa sedikit mengurangi beban dari para penyandang disabilitas yang ada di Kota Dumai," ujarnya.

Kepala Dissos Dumai Hasan Basri mengatakan awalnya Dissos mengajukan ke Kementerian Sosial sebanyak 256 orang penyandang disabilitas,  namun hanya 84 orang yang diterima. 

"Dari 84 itu yang menerima hanya  61, sedangkan  23 lagi, dua orang meninggal, 1 tidak tahu keberadaanya dan  20 lagi sudah masuk  program keluarga harapan (PKH), jadi harus memilih salah satu," tuturnya.

Ia menjelaskan  setiap bulan penyandang disabilitas yang sudah masuk daftar anggaran pusat akan mendapatkan Rp300 ribu per bulan. Untuk tahap pertama ini hanya dibayarkan sebanyak Rp1,2 juta untuk empat bulan saja. "Untuk sisanya  dibayarkan secara berkala hingga Desember, dengan total keseluruhanya setiap orangnya menerima Rp3,6 juta, dan dana tersebut akan disalurkan melalui rekening pribadi mereka sendiri," tuturnya.

Ia berharap  dengan bantuan ini bisa meringankan beban para penyandang disabilitas. "Mudah-mudahan ke depannya kami bisa menambah kuota bantuan, agar semua penyandang disabilitas bisa menerima bantuan," tutupnya.(Infotorial)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

2 jam ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

3 jam ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

3 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tegaskan Penertiban Prostitusi dan Tempat Asosial Terus Digelar Rutin

Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…

3 jam ago

Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0

PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…

7 jam ago

Tembus 2.047 Kasus pada September, Penderita ISPA di Rokan Hulu Meningkat Signifikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…

7 jam ago