bukan-untuk-menakuti-tak-divaksin-covid-19-11-kali-berpotensi-meninggal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Orang-orang yang tidak disuntik vaksin memiliki 11 kali kemungkinan meninggal karena Covid-19 dibandingkan mereka yang sudah divaksin, menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC).
’’Temuan-temuan itu didapat dari sebuah tinjuan kasus, rawat inap, dan kematian terkait Covid-19 di 13 negara bagian AS sekaligus menjadi sebuah bukti kekuatan vaksinasi Covid-19,’’ Direktur CDC Rochelle Wallensky.
Studi tersebut melihat data dari dua bulan terakhir ketika varian Delta yang sangat menular menjadi varian virus korona dominan di AS.
Penelitian itu menemukan pula bahwa, selain secara dramatis meningkatkan perlindungan dari kematian Covid-19, vaksin memberi perlindungan yang sangat tinggi untuk menghindarkan orang terinfeksi dan harus dirawat inap.
Orang yang tidak divaksin sekitar 4,5 kali berpotensi terinfeksi Covid-19 dan 10 kali berpotensi dirawat inap, kata Walensky saat konferensi pers virtual. “Seperti yang telah kami tunjukkan melalui berbagai studi, vaksinasi efektif,” katanya.
“Intinya adalah: kita memiliki alat ilmiah yang kita perlukan untuk dapat mengatasi kesulitan pandemi ini,” imbuhnya. Studi itu akan diterbitkan secara lengkap di situs CDC.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…