ILUSTRASI: Kota Bangkinang masih diselimuti asap tebal. Kondisi ini membuat beberapa masyarakatnya berencana untuk mengungsi ke Sumatera Barat, Kamis (12/9/2019). (HENDRAWAN KARIMAN/RIAUPOS.CO)
KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Kabut asap pagi ini di Kabupaten Kampar semakin tebal. Jarak pandang semakin terbatas, termasuk di dalam Kota Bangkinang yang pada dasarnya jauh dari titik api. Menghadapi kondisi ini, warga mulai menyusun rencana untuk mengungsi ke daerah yang aman dari kabut asap.
Khairuddin Domo (51), warga Desa Muara Uway, Kecamatan Bangkinang bahkan akan mengungsi ke Sumatera Barat (Sumbar) malam ini. Khairuddin berencana membawa seluruh anggota keluarga yang saat ini masih berada di Kampar.
''Rencananya malam ini kami bertujuh orang langsung akan mengungsi ke Sumbar. Kebetulan ada kularga disana tapi mungkin tak bergantung pada merekalah, yang penting jauh dulu dari asap. Karena begini, menurut orang Dinas Kesehatan asap ini dua tahun yang akan datang baru kelihatan dampaknya. Kalau sekarang sekedar batuk, pusing saja,'' sebut Khairuddin.
Mengungsi ke Sumbar ini bukan merupakan pengalaman pertama bagi Khairuddin. Sebelumnya pada 2017 dirinya juga sudah pernah mengungsi ke Sumbar, juga karena masalah asap. Dirinya menyebutkan, selain faktor usia dirinya sendiri, dirinya juga khawatir dengan kondisi anak-anak.
''Kalau memungkin udara kami cepat balik, sesuai dengan kondisi lah. Kalau masi seperti ini ya berlanjut. Tapi saya sebagai warga meminta Pemprov punya tanggungjawablah. Kondisi asapkan sudah parah, setidaknya menyediakan armada untuk warga yang mengungsi. Kalau sekarang ini kan biaya masing-masing. Gubri harusnya punya tanggung jawab, tolong bantu kami dapatkan udara bersih,'' tutup Khairuddin.
Laporan: Hendrawan/Bangkinang
Editor: Edwir
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…