Categories: Nasional

Godok Bantuan Pulsa hingga Ponsel untuk Pelajar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah tengah menggodok bantuan bagi sektor pendidikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, bantuan tersebut yakni berupa pulsa hingga ponsel untuk pelajar dari keluarga miskin.

Ani menjelaskan, masih banyak pelajar dari keluarga miskin yang kesulitan mengikuti pelajaran daring karena tak memiliki ponsel. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan proses belajar mengajar secara daring bisa dilakukan dengan lancar.

"Ini jadi tantangan baru yang harus kita pecahkan dan kita sedang bahas dengan kementerian terkait bagaimana kita bisa bantu keluarga-keluarga ini," ujarnya di Jakarta, kemarin (11/8).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pembahasan terkait bantuan itu tengah dilakukan bersama dengan kementerian terkait. "Kita sedang membahas, di mana mereka tidak bisa sekolah, tidak bisa mendapatkan akses pembelajaran secara digital, karena teknologi, atau tidak punya HP atau nggak bisa bayar pulsa," imbuhnya.

Ani menambahkan, persoalan yang terjadi saat ini juga terkait dengan kelengkapan data dan sistem yang mumpuni. Dia mencontohkan dengan tersebarnya data di lingkup kementerian/lembaga. Misalnya data masyarakat tidak mampu yang dimiliki Kemensos. Lalu, data pelaku UMKM yang tak hanya dimiliki oleh Kemenkop, tapi juga di perbankan, non-koperasi, maupun non-perbankan yang belum terkonsolidasi. Persoalan itu disebutnya menjadi tantangan tersendiri pada proses pemberian bantuan yang cepat dan akuntabel. "Semua policy akan lebih mudah eksekusi kalau kita punya data lengkap dan sistem relatif established," jelas Ani.

Sejalan dengan hal itu, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir tahun. Pasalnya, 57 persen peserta didik untuk jenjang sekolah dasar dan menengah masih berada di zona merah dan oranye. Selain itu, para masiswa pun diputuskan bakal menjalani PJJ hingga awal tahun depan.(wan/mia/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago