pandemi-dan-bencana-masih-terjadi-di-tahun-kerbau-logam
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tahun Kerbau Logam dalam perhitungan kalender Cina memberikan gambaran untuk lebih mawas diri dan semangat menjalani tahun yang baru. Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan sebab pandemi masih belum berakhir.
Pakar Fengshui Xiangyi Hong menjelaskan, kasus baru Covid-19 diprediksi akan terus bertambah di awal-awal tahun. Namun akan bisa terkendali setelah memasuki musim kemarau.
"Pandemi akan terus, tahun ini di awal tahun tinggi. Lalu memasuki musim panas bulan 4-5 secara bertahap mulai terkendali," ujarnya kepada JawaPos.com baru-baru ini secara virtual.
Maka tahun ini, kata dia, pandemi belum akan berarti selesai. Sebab membutuhkan waktu yang lama untuk menurunkan kasus.
"Untuk selesai butuh waktu lama. Mulai menurun, tahun depan sudah terkendali sepenuhnya. Dua tahun ke depan Covid-19 akal seperti flu biasa. Dulu flu bisa kehilangan nyawa. Ke depan Covid-19 juga akan lebih ringan seperti itu," paparnya.
Lalu bencana banjir dan longsor juga diprediksi masih terjadi. Kerbau memiliki filosofis air dan lumpur. Maka bencana yang berkaitan dengan kedua elemen itu masih akan terjadi.
"Ada lumpur, longsor, api, pasti ada saja bencana. Maka tahun ini selain bekerja keras tetapi juga harus tetap hati-hati," katanya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…
Kecelakaan di Tol Permai libatkan minibus dan truk mogok, satu tewas dan tiga luka berat.…
Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…
Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…
RS Pratama Penyagun di Meranti belum beroperasi meski sudah dibangun Rp42 miliar. Kendala izin dan…
Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…