Categories: Nasional

Giliran Pemuda dan Pelajar Siak Jadi Duta Antinarkoba

SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Drs H Alfedri MSi membuka secara resmi Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS yang ditaja oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Provinsi Riau di Grand Royal Hotel, Siak, Kamis (10/10). Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau H Doni Aprialdi, Pemuda Pelopor Nasional Devi Pratiwi, narasumber motivator P4GN Kabupaten Siak Windu Rukmana, serta 250 orang peserta gabungan dari pemuda, mahasiswa, dan pelajar se-Kabupaten Siak.

 

Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Kadispora yang telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba ini.

"Percuma kita melakukan program yang unggul, berkolaborasi secara sinergi antara kabupaten/kota dan provinsi untuk mendorong percepatan kemajuan pembangunan di Pekanbaru, Kampar Siak dan Pelalawan, kalau generasinya dirasuki penyalahgunaan narkoba," kata Alfedri.

Oleh karena itu, menurutnya program ini sangat baik, karena juga sinkron dengan kegiatan yang sedang digalakkan di Kabupaten Siak. Yakni melakukan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di 14 kecamatan, 14 kampung dan 14 sekolah.

"Dengan kegiatan ini, kami harapkan generasi penerus yang ada saat ini menjadi generasi yang tangguh dan tidak terpengaruh oleh narkoba," harap Alfedri.

Sementara Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau H Doni Aprialdi melaporkan, kegiatan penyuluhan ini merupakan program Dispora Provinsi Riau yang pada 2019 acara ini ditaja di 13 titik, dan salah satunya Kabupaten Siak.

"Ini adalah titik keempat di Kabupaten Siak. Kami sengaja membawa kegiatan ini ke Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan) itu yang terdekat, mudah-mudahan di 2020 bisa mencakup seluruh kabupaten/kota," imbuhnya.

Lebih lanjut Doni melaporkan, dasar kegiatan ini merupakan perintah Gubernur Riau H Syamsuar, melihat daruratnya Riau sudah menjadi pintu masuk narkoba dalam kategori lima besar. Oleh sebab itu kegiatan sosialisasi ini dilakukan karena dinilai begitu bahayanya narkoba dan HIV/AIDS ini bagi generasi muda.

"Oleh karena itu program ini akan bergulir terus sampai tanggal 27 Oktober 2019 mendatang, dan pada 28 Oktober bertepatan hari Sumpah Pemuda, in sya Allah kita akan melaksanakan deklarasi pemuda-pemudi Riau antinarkoba yang juga akan memecahkan rekor muri di Indonesia," tuturnya.(rls/sol/ifr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

11 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

12 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

13 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

14 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

14 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

14 jam ago