Categories: Nasional

Mahasiswa KKN UMM Kel-40 Gagas Alat Cuci Tangan Sistem Footing

ROHUL (RIAUPOS.CO) — Pada masa pandemi saat ini, pemerintah sedang melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Masyarakat diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti mencuci tangan dan menggunakan masker. Tidak terkecuali dengan masyarakat  yang diharuskan menerapkan anjuran pemerintah tersebut di Desa Ujung Batu Timur Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu.

Oleh karena itu, Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Univeritas Muhammadiyah Malang kelompok 40 memberikan trobosan dengan merancang dan membagikan alat cuci tangan dengan sistem footing sebagai bentuk pencegahan Covid-19 pada masyarakat, khususnya ruang lingkup sekolah yang ada di Ujung Batu Timur, baru-baru ini.

Saat masa new normal, cuci tangan merupakan hal yang wajib dilakukan masyarakat. Pembagian alat cuci tangan ini diharapkan dapat memberikan edukasi serta mengingatkan warga sekolah agar selalu menjaga kebersihan.

Salah satu dari anggota PMM Wiwin Kurnia menjelaskan tujuan dari penggunaan Alat Cuci Tangan (ACT) sistem footing tersebut yaitu untuk mengurangi kontak fisik secara langsung dalam proses mencuci tangan.

“Maka dari itu, kami dari PMM Universitas Muhammadiyah Malang membuat inovasi baru yaitu membuat alat cuci tangan dengan sistem footing (pijakan),” ujurnya.

Adapun sekolah yang memperoleh ACT sistem footing ini yaitu SDN 10 dan SDN 17 Ujung Batu Timur. Kedua Kepala Sekolah pun sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada anggota PMM kelompok 40 ini.

“Saya mewakili warga di lingkungan sekolah ini mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pemberian Alat Cuci Tangan sistem Footing dari adik-adik PMM Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil program kerja yang teman-teman buat ini sangat keren dan solutif sekali dan pastinya sangat bermanfaat untuk kami apalagi di masa pandemi Covid sekarang ini.” tangkas Kepsek SDN 10 Ujung Batu Timur.

ACT ini dirancang oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dalam kegiatan PMM Kelompok 40 yang juga dibantu oleh pemuda daerah di Desa Ujung Batu Timur dalam proses pembuatannya.

Adapun kelompok 40 pada Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa DPPM Universitas Muhammadiyah Malang ini beranggotakan dari berbagai Fakultas yang ada di Unversitas Muhammadiyah Malang, yang beranggotakan  Endah Wulandari, Wiwin Kurnia, dan Nurlayly Ayu .

Kegiatan ini juga diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr Baiduri, MSi. Kelompok PMM ini juga membuat platform di beberapa sosial media seperti Instagram yang bisa di akses kapanpun dan dimanapun, semua informasi seputar PMM UMM kelompok 40 akan selalu diunggah melalui akun Instagram @pmm.umm.ujungbatutimur.(rls)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

5 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

6 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

6 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

7 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

8 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

10 jam ago