Categories: Nasional

2 Menit 49 Detik Bebaskan Sandera

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) — BERKAT kemampuan tem­pur prajurit Komando Pasu­kan Khusus (Kopassus) dalam Operasi Pembebasan Sandera di pesawat maskapai Garuda Indonesia DC-9 atau Woyla, puluhan sandera pembajakan tersebut bisa selamat dan bernafas lega.

Prajurit Kopassus yang saat itu bernama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopasshandha) hanya memerlukan waktu 2 menit 49 detik untuk membebaskan seluruh penumpang yang disandera. Ini merupakan Peristiwa menegangkan itu terjadi pada 1981 silam, sebuah pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 Woyla oleh para terorisme. Pembajakan tersebut merupakan kasus terorisme pertama dalam sejarah maskapai penerbangan Indonesia.

Letkol Inf (Purn) Untung Suroso (83) sebagai pelaku sejarah pembebasan sandera Garuda DC-9 Woyla sekaligus pemimpin subtim perintis 1 dalam menangani pembajakan bercerita kisahnya dalam tayangan Youtube Puspen TNI pada, Sabtu (5/9) kemarin.

Pembajakan tersebut dikenal pula sebagai peristiwa Woyla di Bangkok Thailand dengan sebutan Operasi Senyap Komando Pasukan Sandi Yudha. Riau Pos pun mengikuti perjalanan kisah yang diungkapkan eks komandan penyerbu tersebut dari awal hingga akhir.

"Waktu penyergapan saya dengan aba-aba satu, dua serbu nah itu mulai saya hitung pakai stopwatch, bukan jam tangan. Stopwatch-nya spesial perlengkapan dari Amerika. Saya melihat sampai saya laporan itu 2 menit 49 detik," katanya mengenang.

Ketika melihat stopwatch yang ada, dia pun kaget lantaran waktunya yang begitu singkat. Letkol Untung ketika itu senang karena merasa telah memecahkan rekor dunia. "Ini benar? Kalau begitu saya juara dunia," ujarnya dengan wajah sumringah.

Saat operasi pembebasan, dirinya bertugas sebagai Komandan tim dan hanya membawa enam prajurit yang dibagi dalam tiga bagian yakni depan, tengah, dan belakang. Di mana masing-masing bagian terdiri dari dua prajurit.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

8 menit ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

13 menit ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

30 menit ago

Kebakaran Hebohkan Jalintan Pekanbaru-Bangkinang, Empat Ruko Ludes!

Kebakaran melanda empat bangunan usaha di Rimbo Panjang, Kampar. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih…

45 menit ago

Tebar Kebaikan di Ramadan, The Zuri Pekanbaru Gelar Sahur On The Road

Rayakan anniversary ke-7, The Zuri Pekanbaru berbagi sahur kepada masyarakat melalui program Sahur On The…

23 jam ago

Malam 7 Likur Bersinar, Festival Lampu Colok Bengkalis Dipadati Pengunjung

Festival Lampu Colok Bengkalis 1447 H resmi dibuka Bupati Kasmarni, ribuan warga antusias menyaksikan tradisi…

24 jam ago