Categories: Nasional

Anies: Jutaan Anak Indonesia Berutang Kepada Habibie

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, banyak yang berutang budi kepada Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Sebab, karena campur tangan negarawan kelahiran Parepare itu, Indonesia bisa menjalani kehidupan yang begitu demokratis.

"Beliau yang membuka dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan berdemokrasi seperti yang kita rasakan hari ini," ujar Anies di Jakarta, Rabu (11/9).

Selain itu, selama bertahun-tahun, Anies menganggap banyak orang tua yang berupaya mendidik anaknya menjadi seperti seorang BJ Habibie. Sosok yang begitu besar, dengan kemampuan yang sangat besar.

"Pak habibie itu inspirasi bagi jutaan rumah tangga di Indonesia. Jutaan anak-anak berutang pada beliau," imbuhnya.

Anies mengenang pertama kali dirinya bertemu dengan Habibie. Saat itu ia masih duduk di bangku SMA kelas tiga. Dia saat itu mendapat tugas dari sekolahnya mewawancarai Habibie yang menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi era Presiden Soeharto.

Perkenalan itu masih sangat teringat olehnya. Bahkan ketika sekarang sudah duduk sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta, dia masih bisa menjalin komunikasi dengan Habibie sebelum wafat.

"Betapa banyak anak-anak yang dididik oleh Pak Habibie, ribuan anak-anak yang disekolahkan oleh Pak Habibie untuk pendidikan yang luar biasa tinggi dan peran yang amat berjasa. Kita semua kehilangan beliau," papar Anies.

Bagi Anies, suami Hasri Ainun itu memang layak menjadi panutan anak bangsa. Bahkan, saat dia mulai mendapat karir gemilang di Jerman, dengan mudahnya dia kembali ke tanah air karena diminta Presiden Soeharto untuk membantu kemajuan teknologi di Indonesia.

"Ini adalah sebuah teladan bagi semua, bahwa ilmu yang didapat wajib diberikan bagi bangsa kita. Banyak peninggalan Pak Habibie yang sangat nyata di banyak sektor," tegas Anies.

Diektahui, BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun. Wakil presiden dengan masa jabatan paling cepat itu meninggal di Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto, Jakarta setelah dirawat sejak 1 September 2019.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Semarak Hardiknas di Rohul, Dari FTBI hingga Drumband Ramaikan Kegiatan

Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…

2 jam ago

Halalbihalal IKBB Pekanbaru Tuai Apresiasi, Solidaritas Warga Baserah Terlihat

Halalbihalal IKBB Pekanbaru berlangsung sukses. Pembina apresiasi kekompakan panitia dan warga Baserah yang hadir memadati…

3 jam ago

Krisis Pengurus, 15 Posisi Strategis Koperasi Merah Putih di Meranti Kosong

Belasan pengurus KDMP di Meranti mundur. Minim pemahaman dan konflik internal jadi penyebab, pemerintah lakukan…

3 jam ago

150 PMI Dideportasi dari Malaysia, Mayoritas Tanpa Dokumen Resmi

Sebanyak 150 PMI dideportasi dari Malaysia ke Dumai. Mayoritas nonprosedural, tiga orang sakit, BP3MI Riau…

4 jam ago

Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan, Empat Pelaku Diciduk Polisi

Empat debt collector di Pekanbaru ditangkap usai diduga melakukan pengeroyokan dan pemerasan terhadap debitur saat…

5 jam ago

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

1 hari ago