Kalah Perang, Mayat Lawan Digantung
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemandangan mengerikan terpampang di overpass Uruapan, Michoacan, Meksiko, Kamis (8/8). Sembilan mayat digantung setengah telanjang. Kalimat ancaman terpampang di dekat deretan mayat tersebut. Polisi menduga mereka adalah korban perang kartel narkoba.
"Mereka bertarung memperebutkan kontrol wilayah untuk produksi, distribusi, dan konsumsi narkoba," ujar Kepala Kejaksaan Michoacan Adrian Lopez seperti dikutip Agence France-Presse.
Mayat yang digantung seperti itu bukan kali pertama terjadi di Meksiko. Biasanya itu adalah cara kelompok tertentu untuk mengintimidasi lawannya.
Polisi juga menemukan sepuluh mayat lain yang dimutilasi. Mereka dibuang begitu saja di jalanan yang tidak terpakai. Potongan tubuh tersebut dibuang di tiga lokasi yang berbeda.
Hingga Jumat (9/8), mereka belum mengungkapkan kelompok kartel narkoba mana yang terlibat dalam pertarungan itu. Identitas korban juga belum dibuka. Namun, pada banner ancaman yang juga digantung di dekat jenazah, ada inisial kelompok Jalisco New Generation dan saingannya, Viagras.
Sejak pemerintah melancarkan perang melawan narkoba pada 2006, Uruapan menjadi medan utama pertempuran antara para kartel narkoba dan polisi. Kekerasan dan pembunuhan meningkat. Tahun lalu ada 33.341 kasus pembunuhan yang masuk daftar penyelidikan pemerintah. Pada trimester pertama tahun ini ada peningkatan kasus pembunuhan hingga 9,6 persen.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…
HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…
Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta…
Aktivitas penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat long weekend Kenaikan Isa Almasih masih normal…