daus-mini-kuras-tabungan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Daus Mini mengakui bahwa pendapatannya nyaris tidak ada selama sekitar 3 bulan belakangan akibat pandemi Covid-19. Dia pun hanya bisa pasrah karena tidak mungkin menyalahkan siapa-siapa. Karena ini termasuk bencana dan di luar kendali manusia.
Untuk menyambung hidup bersama keluarga, Daus Mini terpaksa harus menguras tabungannya. Dia pun mengaku tabungannya semakin hari semakin berkurang karena tidak dapat bekerja dan tidak ada pemasukan.
"Argo setiap hari keluar gitu kan buat uang jajan. Biarpun mal pada tutup, cafe tutup ya namanya kita biasa ngemil ya mau nggak mau pakai tabungan. Dapur juga harus ngepul," kata Daus Mini saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan.
Daus bersyukur istrinya memahami situasi yang kini dihadapinya. Sang istri pun merencanakan pengeluaran sebaik mungkin dengan membeli barang-barang yang memang dibutuhkan.
"Kalau dia nggak yang semua permintaan dia harus diturutin, nggak juga. Dia paham kok suaminya hidup di dunia entertain. Kalau lagi rame ya rame, kalau enggak ya enggak. Kadang lagi di atas, kadang di bawah. Ya sudah nggak yang terlalu gimana gimana," tuturnya.
Karena sang istri sangat pengertian, Daus Mini pun jadi semakin cinta dan semakin menyayanginya. Sekalipun tabungannya terus berkurang karena tidak ada pemasukan, Daus Mini berusaha melihat situasi ini dari sudut pandang positif. Dia menganggap ini waktunya untuk selalu merajut kebersamaan dengan keluarga. Karena pada hari-hari niasa Daus Mini sulit memiliki banyak waktu untuk keluarga akibat sibukbdi lokasi syuting.
"Kalau syuting sinteron apalagi kita kejar tayang. Kita jarang ketemu sama keluarga ya kan. Kita ambil hikmahnya aja ini ya. Apalagi kita pengantin baru kan, ya sudah disuruh berduaan terus ya. Mungkin ini hikmahnya dari Allah, kita nggak tahu. Jadi nikamtin aja," tegas Daus Mini.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…