Categories: Nasional

Menpora: Tidak Boleh Ada Kerumunan Suporter

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menanti dalam ketidakpastian. Itulah yang harus dialami stakeholder sepak bola Indonesia terkait dengan kompetisi musim baru.

Sebab, berdasar hasil rapat koordinasi antara Menpora, Polri, PSSI, PT LIB, Satgas Covid-19, dan KONI di kantor Kemenpora kemarin (10/2), belum ada keputusan apa pun soal kapan kepolisian mengeluarkan surat izin keramaian.

Padahal, sekitar 3,5 jam pejabat tinggi Polri yang diwakili Asops Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto, Karodalops Sops Polri Brigjen Pol Endi Sutendi, Dirsosbud BIK Polri Brigjen Pol Arif Rahman, serta Kabidyanmas Kombespol Gunawan mendengarkan pemaparan PSSI dan LIB terkait dengan protokol kesehatan.

Dipaparkan langsung oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Operasional Kompetisi LIB Sudjarno. Polri pun sudah diberi kesempatan untuk bertanya mengenai protokol kesehatan tersebut.

Sayang, penjelasan yang cukup detail itu kembali belum bisa meluluhkan hati Polri untuk segera menerbitkan surat izin keramaian kompetisi. "Semua harus memberikan waktu dan kesempatan kepada Polri untuk mempelajari hasil rakor tadi," ujar Menpora Zainudin Amali sesudah rapat kemarin.

Zainudin mengerti, bukan hanya stakeholder sepak bola, seluruh masyarakat Indonesia juga berharap Polri mengeluarkan izin keramaian setelah rapat kemarin.

Pihaknya juga memahami alasan Polri harus kembali mempelajari hasil rapat. "Saya meyakini pasti Polri mengeluarkan keputusan terbaik untuk kegiatan sepak bola di tanah air dan penanganan pandemi Covid-19. Semua harus percaya kepada Polri," tuturnya.

Tapi, jika nanti ada keputusan yang sesuai dengan harapan, yakni diterbitkannya surat izin keramaian kompetisi, Zainudin berharap banyak kepada suporter.

Artinya, kompetisi musim ini yang akan dilangsungkan tanpa suporter harus benar-benar ditaati dengan baik. "Tanpa kerumunan serta nobar. Bisa saja suporter tidak ke stadion, tapi nobar, itu tidak boleh ada. Sanksinya berat," ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Dia menyatakan, masalah suporter memang menjadi perhatian luar biasa dalam rapat kemarin. "Bisa dievaluasi lagi izinnya nanti. Kami harap cukup nonton di televisi," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga tak lupa menyampaikan rencana jadwal kompetisi baru. Termasuk turnamen pramusim yang sudah dirancang LIB. "Kami akan menunggu hasil keputusan dari Polri. Karena izin keputusan dari Polri, tugas kami hanya menyampaikan prokes," ucapnya.

Sesudah pertemuan kemarin, PSSI dan LIB langsung mengadakan rapat internal sampai malam. Beragam kemungkinan dibahas. Termasuk masukan dan kritik dari Polri serta Satgas Covid-19 terkait dengan protokol kesehatan.

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan, pihaknya akan melengkapi semua protokol kesehatan seperti yang diminta.

"Kampanye terhadap suporter agar tidak berkerumun dan tidak nobar juga lebih diintensifkan," katanya.

Beberapa hari ke depan, protokol kesehatan itu segera dilengkapi. Lalu diberikan ke Polri. "Pekan depan kami koordinasi lagi dengan Polri," ucapnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

19 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago