badan-wakaf-usulkan-dana-abadi-daerah
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengusulkan adanya dana wakaf atau dana abadi daerah. Dana tersebut disisihkan dari APBD kabupaten, kota, atau provinsi. Hasil pengelolaan dana wakaf daerah bisa digunakan untuk pembiayaan sosial, pendidikan, atau dana darurat bencana.
Ketua BWI Mohammad Nuh menuturkan, setiap pemerintah daerah (pemda) bisa menyisihkan 1 persen dari total APBD mereka. Dana itu kemudian dikelola secara khusus. â€Bayangkan kalau APBD itu disisihkan sekian persen, entah itu 1 persen, suatu saat akan menggelembung luar biasa,†kata Nuh kemarin (10/2).
Dia mencontohkan kesuksesan dana abadi pendidikan yang kini dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ketika itu, Kemendikbud menyisihkan anggaran pendidikan Rp 4 triliun sampai Rp5 triliun untuk dana abadi pendidikan. Saat ini dana abadi pendidikan mencapai Rp 16 triliun lebih. Dana hasil pengelolaannya bisa mencapai Rp 1 triliun setiap tahun. Dana tersebut digunakan untuk beasiswa, penelitian, renovasi sekolah rusak, dan kegiatan pendidikan lainnya.
Dengan dana abadi atau dana wakaf daerah itu, kata Nuh, pemda tidak terpaku pada rutinitas dana pemerintah. Seperti diketahui, dana pemerintah setiap akhir tahun diupayakan terserap maksimal. Sementara itu, bisa jadi pada akhir tahun ada bencana dan membutuhkan dana rehabilitasi besar. â€Sekarang siapa yang tahu datangnya bencana. Begitu bencana datang Desember, dananya sudah habis,†kata mantan Mendikbud itu.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Deslina
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…